Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

Prabowo-Cak Imin Sudah Usang, Publik Ingin Sosok Baru di 2024

SELASA, 16 AGUSTUS 2022 | 08:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pasangan Prabowo-Muhaimin sulit bersaing dalam pemilihan presiden 2024 mendatang karena dianggap tidak mewakili sosok pemimpin baru bagi masyarakat.

"Koalisi yang coba dibangun Prabowo dengan Cak Imin sulit untuk memenangkan kontestasi pada 2024 yang akan datang," ujar Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (16/8).

Saiful menilai, figur Ketua Umum Partai Gerindra dan Ketua Umum PKB itu sulit "dijual" kepada masyarakat. Prabowo sudah berulang kali ikut Pilpres namun selalu kalah.


"Publik rasanya menginginkan sosok baru yang mampu menjadi magnet serta dapat melakukan langkah-langkah konkret untuk menghadapi makin sulitnya perekonomian bangsa," kata Saiful.

Sementara itu, sosok Cak Imin juga elektabilitasnya masih rendah. Bahkan ia kerap dikaitkan dengan kasus korupsi percepatan pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi (PPIDT) yang diduga turut menyeret nama Cak Imin.

Sehingga jika keduanya dipaksakan berpasangan, akan sangat mudah ditumbangkan oleh tokoh-tokoh baru yang sudah memenangkan hati masyarakat.

"Tentu harus dilakukan peninjauan ulang terhadap tokoh yang akan diusung koalisi Gerindra-PKB kalau ingin eksistensi partai dan calon presiden yang diusungnya mampu memenangkan pemilu," pungkas Saiful.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya