Berita

KIB saat deklarasi visi misi koalisi di Surabaya, Minggu (14/8)/Ist

Politik

Beri Ruang Politik Lebih Lama, KIB Bangun Tradisi Baru

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 21:43 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Keberadaan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dinilai memberi ruang dan waktu yang lebih panjang  bagi masyarakat untuk  bisa memberi masukan, kritikan, serta evaluasi, terhadap visi-misi dan gagasannya koalisinya.

Demikian pandangan  pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdusalam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/8).

Menurut Surokim, selama ini politik kita lebih banyak last minute, seolah-olah politik hanya diperuntukkan bagi elite dan penguasa.


Dengan adanya KIB, para partai yang menginisiasi telah membangun tradisi politik baru.

"Untuk membuka akses lebih luas dan panjang kepada masyarakat Indonesia untuk memberi catatan, memberi masukan, dan sekaligus juga memberi kritik evaluasi," imbuhnya.

Ia pun sepakat jika gerakan politik KIB terus dilanjutkan. Surokim mengatakan, tugas abadi politik dan pengabdi negara hanya ada tiga yakni: melindungi, melayani, dan mensejahterakan.

Ia memberi pesan pada KIB untuk tidak lelah menemani masyarakat Indonesia. Ia mengatakan dirinya tidak ingin para elite mendekati masyarakat hanya saat menjelang Pemilu 2024.

"Mulai hari ini, saatnya KIB mendekat, membersamai dan bersama-sama masyarakat indonesia untuk mencapai harapan-harapan baik," jelas Surokim.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya