Berita

LSPR kirim 50 mahasiswa untuk belajar ke luar negeri/Ist

Nusantara

Rekor, LSPR Kirim 50 Mahasiswa ke Luar Negeri

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 10:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 50 mahasiswa Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR dilepas untuk belajar di luar negeri, antara lain Denmark, Belanda, Korea Selatan, Spanyol, Australia, Malaysia, Russia, Thailand, UK, Republik Ceko, Italia, dan Hungaria.

Puluhan mahasiswa tersebut berasal dari program studi Ilmu Komunikasi, Manajemen, dan Bisnis Jasa sebagai program pertukaran mahasiswa, study abroad, Erasmus+, serta program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA). Pemberangkatan 50 mahasiswa ini sekaligus menjadi rekor baru bagi LSPR dalam programnya.

Pertukaran pelajar dan Study Abroad adalah program yang dirancang untuk mahasiswa/i LSPR Institut dalam menguatkan dan menambah kompetensi serta mempersiapkan mahasiswa dengan kompetensi global.


Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Penelitian LSPR, Dr Janette Maria Pinariya mengatakan, program pertukaran mahasiswa merupakan salah satu upaya mendukung kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM). Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR terus berupaya untuk mengimplementasikan seluruh program MBKM.

"Kami berharap setiap tahunnya mahasiswa yang berpartisipasi dalam program MBKM dapat terus meningkat. Saya ucapkan selamat kepada para mahasiswa yang sudah mendapatkan kesempatan. Tidak ada yang lebih buruk daripada melewatkan kesempatan yang bisa mengubah hidup kalian selamanya," kata Dr Janette sebagaimana dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/8).

Tahun ini, terdapat 4 mahasiswa LSPR Institut yang berhasil mendapatkan beasiswa IISMA, yakni Indira Rachel dari program studi Ilmu Komunikasi dengan tujuan ke The University of Birmingham, UK.

Kemudian Queenaurelia Athalia Seavedra Undap dari program studi Ilmu Komunikasi dengan tujuan ke Palacký University Olomouc, Republik Ceko. Lalu Brigitta Annabella dari program studi Ilmu Komunikasi dengan tujuan ke University of Padua, Italia.

Kemudian Kartiko Wirawan Suprobo dari program studi Ilmu Komunikasi PJJ dengan tujuan ke Universiti Kebangsaan Malaysia.
 
Direktur Kantor Urusan Internasional LSPR, Candy Hernandez menyampaikan selamat kepada semua siswa dan orang tua yang mendukung keikutsertaan dalam program pembelajaran internasional tersebut.

“Seringkali perbedaan antara orang sukses dan orang gagal bukanlah pada kemampuan atau ide yang lebih baik, tetapi keberanian untuk memegang teguh pada idenya dan mengambil risiko yang diperhitungkan serta tindakan yang akan diambil," tutur Candy yang mengutip Maxwell Maltz.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya