Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tak Ada Lagi Kasus Aktif, Ghana Terbebas dari Wabah Virus Marburg

MINGGU, 14 AGUSTUS 2022 | 12:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ghana mendeklarasikan diri terbebas dari virus Marburg, yang mirip dengan Ebola, setelah berakhirnya masa pemulihan pasien terakhir yang terinfeksi.

Layanan Kesehatan Ghana melaporkan sudah tidak ada lagi kasus aktif virus Marburg yang tercatat, seperti dimuat Anadolu Agency pada Jumat (12/8).

Berdasarkan pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jika tidak ada kasus baru dalam 42 hari setelah tes negatif terakhir, suatu negara harus dinyatakan bebas dari wabah.


Ghana mengkonfirmasi kasus pertama penyakit virus Marburg pada 4 Juli, dengan tiga kasus terinfeksi dan dua kematian.

Selain itu, terdapat 198 kontak diidentifikasi di empat distrik dan 118 orang yang menjalani karantina selama 21 hari telah dipulangkan.

Menurut WHO, penyakit Marburg menyebabkan demam berdarah akibat virus yang parah dengan tingkat kematian rata-rata 50 persen untuk manusia.

Virus ini dapat ditularkan ke manusia oleh kelelawar buah, dan menyebar di antara manusia melalui kontak dengan cairan tubuh dan benda-benda seperti tempat tidur dan pakaian.

Di Afrika Barat, ini merupakan wabah Marburg kedua. Kasus pertama di kawasan itu terkonfirmasi di Guinea tahun lalu, namun tidak ada kasus tambahan yang ditemukan. Sayangnya, sama seperti Ebola,  Marburg masih belum memiliki obat atau vaksin yang diketahui.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya