Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri saat memperlihatkan barang bukti penangkapan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo/RMOL

Hukum

KPK Amankan Uang Diduga Suap Rp 136 Juta, Kartu ATM dan Buku Tabungan

SABTU, 13 AGUSTUS 2022 | 00:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengamankan uang diduga suap senilai Rp 136 juta dalam penangkapan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo di Jakarta.

Ketua KPK Firli Bahuri mengungkapkan, jajarannya juga turut mengamankan sejumlah kartu ATM berikut dengan sejumlah buku tabungan. Adapun buku tabungan tersebut atas nama Adi Jumal Widodo selaku pihak swasta dan orang kepercayaan Bupati.

“Uang tunai sejumlah Rp136 juta. Buku tabungan Bank Mandiri atas nama AJW dengan total uang yang masuk sekitar Rp 4 miliar,” kata Firli dalam keterangan pers penetapan tersangka Bupati Pemalang di Gedung Merah Putih, KPK, Jakarta Selatan, Jumat malam (12/8).


Selain itu, sambung Firli, KPK turut mengamankan bukti setoran ke Bank BNI atas nama Adi Jumal Widodo senilai Rp 680 juta. Firli menyampaikan bahwa, ATM dan yang diamankan ini atas nama Adi Jumal Widodo namun digunakan oleh Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo.

“Kartu ATM atas nama AJW yang digunakan MAW,” beber Firli.

Dalam kasus ini, dari 34 orang yang diamankan KPK, lembaga anti rasuah ini telah menetapkan enam orang sebagai tersangka diduga terbukti melakukan dugaan suap terkait jual beli jabatan di Pemkab Pemalang, Jawa Tengah.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Mukti Agung Wibowo (MAW) selaku Bupati Pemalang periode 2021-2026; Adi Jumal Widodo (AJW) selaku Komisaris PD Aneka Usaha (AU); Slamet Masduki (SM) selaku Pj Sekda Pemkab Pemalang; Sugiyanto (SG) selaku Kepala BPBD Pemkab Pemalang; Yanuarius Nitbani (YN) selaku Kadis Kominfo Pemkab Pemalang; dan Mohammad Saleh (MS) selaku Kadis PU Pemkab Pemalang.




Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya