Berita

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo (paling depan) resmi mengenakan rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Hukum

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan 5 Orang Resmi Kenakan Rompi Tahanan KPK

JUMAT, 12 AGUSTUS 2022 | 22:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo (MAW) resmi mengenakan rompi oranye tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah terjaring tangkap tangan.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Bupati Mukti bersama lima orang lainnya turun dari ruang pemeriksaan di Lantai dua Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Jumat malam (12/8) pukul 22.08 WIB.

Bupati Mukti dan lima orang ini digiring oleh petugas KPK dengan tangan diborgol menuju ruang konferensi pers untuk ditampilkan kepada publik.


Artinya, sebentar lagi KPK akan mengumumkan Bupati Mukti dan lima orang lainnya sebagai tersangka setelah melaksanakan kegiatan tangkap tangan pada Kamis (11/8). Pengumuman ini dikabarkan akan disampaikan langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, dari rangkaian tangkap tangan, KPK mengamankan 34 orang, terdiri dari Bupati Pemalang Mukti Agung, kepala dinas, Sekretaris Daerah (Sekda), kepala bidang, dan pejabat lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa Tengah.

"Diamankan juga sejumlah uang tunai dalam bentuk rupiah dan bukti lainnya sebagai barang bukti dalam kegiatan tangkap tangan dimaksud," ujar Ali kepada wartawan, Jumat siang (12/8).

Bupati Mukti Agung diduga terlibat dalam perkara suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Pemalang.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya