Berita

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal/Net

Politik

Presiden Partai Buruh: Beri Kesempatan pada Kami, Jangan Lagi Oligarki Jadi Pengendali

JUMAT, 12 AGUSTUS 2022 | 19:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 yang terhindar dari kecurangan serta bisa berjalan jujur dan adil (jurdil), menjadi harapan yang disampaikan Partai Buruh usai menyerahkan dokumen pendaftaran calon peserta Pemilu Serentak 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Di hadapan Ketua KPU RI Hasyim Asyari, Presiden Partai Buruh Said Iqbal berharap agar KPU bisa memastikan oligarki bukan jadi pengendali pemilu.

"Kalau pemilu ini bersih, tidak curang, kami taruh harapan itu ke bapak-bapak/ibu-ibu (Anggota KPU RI). Beri kesempatan kepada kami, jangan lagi oligarki mengendalikan," ujarnya di Aula Utama KPU RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/8).


Said Iqbal mengatakan, Partai Buruh berkomitmen untuk membela rakyat kecil, utamanya kaum pekerja dan buruh yang kesejahteraannya dipasung dengan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

"Saya miris melihat negeri ini, negeri begitu kaya tapi banyak yang terlantar," sambungnya.

Maka dari itu, untuk bisa mengubah keberpihakan negara dari yang sekarang diduga telah dikuasasi oligarki menjadi berpihak kepada masyarakat.

"Kami ingin mendedikasikan diri sampai akhir hayat. Lakukan lah pemilu yang bersih, jujur dan adil, itu saja yang kami minta," tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya