Berita

Poster pencalonan Mukti Agung Wibowo dan Mansur Hidayat saat Pemilihan Bupati Pemalang tahun 2020/Repro

Hukum

Terjaring KPK, Harta Bupati Pemalang Ternyata Turun Rp 7,7 M Setelah Pilkada 2020

JUMAT, 12 AGUSTUS 2022 | 11:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sosok Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo kini menjadi sorotan publik usai ikut terjaring tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis kemarin (11/8).

Menelisik data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mukti Agung tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 1.238.068.102 (Rp 1,23 miliar) pada akhir 2021.

Penelusuran Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (12/8), jumlah kekayaan ini ternyata menurun drastis semenjak menjadi Bupati Pemalang bersama Wakil Bupati, Mansur Hidayat.


Di situs LHKPN KPK, kekayaan Mukti saat menjadi calon Bupati Pemalang sebesar Rp 8.991.495.554 (Rp 8,99 miliar) di tahun 2020. Artinya, harta kekayaan Mukti mengalami penurunan sebesar Rp 7.753.427.462 (Rp 7,75 miliar).

Sebelum berduet dengan Mansur yang diusung PPP dan Gerindra, Mukti Agung dikenal sebagai salah satu anak dari pemilik PO Dewi Sri, salah satu PO Bus terkenal di Pantura Jawa Tengah (Jateng).

Saat ini, Bupati Mukti masih menjalani pemeriksaan oleh petugas KPK setelah terjaring kegiatan tangkap tangan KPK bersama 22 orang lainnya pada Kamis (11/8).

Ketua KPK, Firli Bahuri membenarkan, KPK melakukan kegiatan tangkap tangan dan mengamankan seorang Bupati berinisial MAW bersama beberapa orang lainnya.

"Betul pada hari Kamis tanggal 11 Agustus 2022 sore KPK melakukan tangkap tangan seorang Bupati atas nama MAW dan beberapa orang yang diduga telah melakukan tindak pidana korupsi berupa suap," ujar Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron juga turut membenarkan bahwa KPK mengamankan 23 orang dalam operasi senyap itu, salah satunya Bupati Mukti Agung.

Kegiatan tangkap tangan ini berkaitan dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jateng.

Selain Mukti Agung, 22 orang turut diamankan dalam operasi senyap KPK pada Kamis (11/8) itu, terdiri dari pejabat di lingkungan Pemkab Pemalang, Jawa Tengah, seperti Kepala Dinas, Kepala Bidang, pegawai honorer, Staf, sopir, ajudan Bupati, hingga tukang sapu.

KPK hari ini rencananya akan menggelar konferensi pers untuk mengumumkan siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka, serta konstruksi perkara, hingga sangkaan pasalnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya