Berita

Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar/Net

Dunia

Bertemu Menlu Ukraina, Jaishankar Janjikan Bantuan Kemanusiaan India untuk Kyiv

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 11:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India berkomitmen untuk terus membantu Ukraina, dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan. New Delhi juga berjanji untuk mengirim tahap bantuan baru ke Kyiv dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar ketika melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba pada Senin (8/8).

Kedua menlu membahas perkembangan terakhir di Ukraina dan dampak global mereka.


"Menghargai percakapan hari ini dengan Menlu Dmytro Kuleba dari Ukraina. Membahas perkembangan terakhir dalam konflik dan dampak globalnya yang berkelanjutan. Menjamin bahwa pengiriman bantuan kemanusiaan India berikutnya akan segera tercapai," kata Jaishankar.

Dimuat ANI News, sejak awal perang di Ukraina, India secara konsisten menyerukan penghentian segera permusuhan dan diakhirinya kekerasan.

India telah meminta kedua belah pihak untuk kembali ke jalur diplomasi dan dialog, dan juga menyatakan dukungannya untuk semua upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik.

Sejak 13 Mei, Kedutaan Besar India di Ukraina untuk sementara dipindahkan ke Warsawa. Namun terhitung mulai 17 Mei, Kedutaan Besar India di Ukraina telah beroperasi penuh meskipun dengan kekuatannya berkurang.

India mengirim bantuan kemanusiaan tahap pertama ke Ukraina pada 1 Maret. Kiriman tersebut terdiri dari dua ton bantuan kemanusiaan termasuk tenda, selimut, sarung tangan bedah, alat pelindung mata, tangki penyimpanan air, alas tidur, terpal dan obat-obatan dan bahan bantuan lainnya.

Pada Mei, India menyerahkan 7.725 kg bantuan kemanusiaan yang terdiri dari obat-obatan esensial dan peralatan medis ke Ukraina.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya