Berita

Para pengunjuk rasa Sudan berkumpul di Khartoum, untuk mengecam penahanan anggota pemerintah sipil pada Oktober 2021/AFP

Dunia

Militer Mundur dari Politik, PBB Desak Sudan Segera Bentuk Pemerintahan Sipil

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 16:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mendesak Sudan untuk segera membentuk pemerintahan sipil, setelah militer mengumumkan pengunduran dirinya dari politik.

Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB di Sudan, Volker Perthes mengatakan ini adalah kesempatan yang perlu diambil oleh warga sipil untuk menghidupkan proses politik yang sempat terhenti.

"Penarikan militer dari politik dan kembalinya ke pemerintahan sipil telah menjadi tuntutan utama dan menjadi jalan bagi partai politik dan kekuatan politik sipil," ujar Phertes, seperti dimuat Al Awsat.


Pada 4 Juli, Letnan Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo mengonfirmasi bahwa Letnan Jenderal Abdelfattah al-Burhan siap menerima kepemimpinan pemerintahan sipil dan transisi demokrasi.

Dalam prosesnya, Perthes mengatakan Mekanisme Trilateral tetap akan terus dilakukan untuk memberikan dukungan tak terbatas kepada Sudan.

Mekanisme Trilateral sendiri dipimpin oleh PBB, Uni Afrika, dan African Intergovernmental Organization (IGAD).

"Kami akan terus memberikan bantuan teknis dan memberikan ruang di mana pandangan yang berbeda oleh berbagai pihak dapat dijembatani bila diperlukan," jelasnya.

Meski demikian, Perthes memperingatkan waktu yang dimiliki Sudan tidak banyak, kebuntuan politik yang semakin lama akan menyebabkan lebih banyak kerugian daripada keuntungan nasional.

Ia mencatat, partisipasi luas dalam proses politik adalah sesuatu yang dapat dicapai oleh kekuatan politik Sudan dengan memastikan konsultasi seluas mungkin dengan para aktor dan semua pemangku kepentingan yang dekat dengan mereka.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya