Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD/Net

Politik

Menko Mahfud Optimis Kasus Brigadir J Bisa Diungkap Asal Dikawal dari Ranjau Geng Pelaku

SELASA, 09 AGUSTUS 2022 | 08:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Optimisme penuh disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD atas kasus kematian Brigadir J di kediaman dinas Kadiv Propam (nonaktif) Irjen Ferdy Sambo yang sedang ditangani polisi. Dia bahkan yakin akan ada yang diumumkan sebagai tersangka pada hari ini.

“Konstruksi hukum pembunuhan Brigadir J akan tuntas di tingkat polisi (insyaallah). TSK akan diumumkan hari ini,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (9/8).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini memang sudah memiliki impresi bahwa jajaran Polri memiliki kerja-kerja yang hebat dalam penyelidikan dan penyidikan.


Dia lantas memberi sejumlah contoh kasus yang berhasil dibongkar dengan baik oleh Polri. Salah satunya adalah kasus mutilasi yang dilakukan Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang. Di mana Ryan melakukan mutilasi terhadap 11 korbannya di tahun 2008 lalu.

“Kasus mutilasi yang mayatnya sudah terserak di berbagai kota saja bisa dibongkar. Ingat kasus Ryan?” tegas Mahfud.

Tidak hanya itu, Mahfud juga bercerita tentang kasus pengeroyokan yang menimpa Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama beberapa waktu lalu di Cikini. Kala itu diperkirakan tidak akan ada yang tahu siapa pelakuk kasus ini.

“Saya langsung kontak Kapolda Fadil, saya bilang, ‘Polri punya semua alat dan keahlian untuk menemukan mereka. Cari’. Kapolda bilang siap dan tidak sampai 24 jam para pengeroyok sudah ditangkap,” urainya.

Kepercayaan serupa, sambung Mahfud, juga layak diberikan kepada Polri dalam menangani kasus kematian Brigadir J. Dia yakin kasus ini bisa diungkap dengan baik.  

“Begitu juga, dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini sejak awal saya yakin bisa diungkap asal kita kawal dari ranjau geng pelaku,” tegasnya.

“Sebab locus delictinya jelas di sebuah gedung, korban juga jelas, orang-orang yang ada di situ juga jelas. Bismillah dan Alhamdulillah tuntas. Ayo, kita kawal pengadilannya,” tutupnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya