Berita

Irjen Fedy Sambo saat diperiksa di Bareskrim Polri beberapa waktu lalu/Repro

Hukum

Polri Masih On The Track Usut Kasus Brigadir J, Publik Jangan Jadi Hakim Dadakan!

SENIN, 08 AGUSTUS 2022 | 22:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Semua pihak diharapkan tetap menunggu proses hukum yang dilakukan Polri dalam kasus polisi tembak polisi di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Pihak kepolisian masih on the track, Kapolri Listyo Sigit masih komit untuk polisi yang presisi dan akan mengungkap kasus secara transparan. Mari dipantau bersama, bukan menjadi hakim bersama," kata Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/8).

Terkait kasus tersebut, Garuda menilai semuanya masih dugaan dan belum ada yang diputuskan bersalah atau tidak bersalah. Ia pun meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum kasus yang menewaskan Brigadir J itu.


Di sisi lain, ia justru menyesalkan adanya pihak-pihak yang membangun opini, bahkan menganalisis kasus tersebut di luar dari proses hukum yang ada.

"Sampai sekarang belum ada putusan hukum, tapi sudah bermunculan hakim-hakim dadakan, hakim-hakim jalanan yang menilai dan memvonis melampaui kewenangan pengadilan," tegasnya.

Tak hanya kepada masyarakat umum, Partai Garuda juga meminta kepada pejabat negara, termasuk di lingkaran Istana Negara untuk tetap tunduk dan mempercayakan kinerja Korps Bhayangkara di bawah kepemipinan Jenderal Listyo.

"Pembantu Presiden ikutan latah jadi hakim, tokoh-tokoh lainnya ikut bicara dengan gaya dan pembelaan masing-masing. Padahal, presiden saja hanya meminta transparansi, tidak menilai melampaui kewenangan pemeriksaan," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keputusan Jokowi Cawe-cawe PSI Kurang Tepat

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11

Ryamizard Ryacudu: Jenderal Tempur yang Memilih Jalan Ketegasan

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:03

Daging Kurban Jadi Sumber Pangan Bergizi Keluarga Prasejahtera

Senin, 01 Juni 2026 | 23:48

Empat Jenderal di Pusara Ryamizard Ryacudu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:07

Sebelum Ditunjukkan, Rakyat Masih Yakin Ijazah Jokowi Palsu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:00

Non-Blok dalam Pusaran AS-China-Rusia-Iran

Senin, 01 Juni 2026 | 22:55

Ketua BKSAP Puji Pelaksanaan Haji 2026, Tapi Tetap Beri Catatan

Senin, 01 Juni 2026 | 22:46

CBA Minta KPK Periksa Semua Pengusaha Rokok Termasuk M Suryo

Senin, 01 Juni 2026 | 22:35

Dewan Komisaris Pertamina Tanamkan Jiwa Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar

Senin, 01 Juni 2026 | 22:25

Balinale Hadirkan 94 Film Internasional di Sanur

Senin, 01 Juni 2026 | 22:18

Selengkapnya