Berita

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador mengawasi operasi penyelamatan penambang yang terjebak banjir di Coahuila/Reuters

Dunia

10 Penambang Masih Terjebak, Presiden Meksiko Intensifkan Operasi Penyelamatan

SENIN, 08 AGUSTUS 2022 | 13:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mendesak upaya intensif untuk menyelamatkan 10 pekerja yang masih terperangkap di tambang baru bara negara bagian utara Coahuila yang terkena banjir.

Hal itu disampaikan pada Minggu (7/8), saat presiden mengunjungi tempat kejadian untuk melihat langsung operasi penyelamatan.

“Kami harus melakukan semua yang bisa kami lakukan dan lebih banyak lagi, saya ingin itu secepat mungkin,” kata Lopez Obrador, dikutip dari Malaymail.


Para ahli mendeteksi kebocoran berasal dari tambang terdekat dan berusaha untuk menemukan titik lokasi yang tepat sehingga mereka dapat menghentikan aliran air ke daerah di mana para pekerja terjebak.

Operasi penyelamatan ini sudah dilakukan selama empat hari, sementara para kerabat dari pekerja yang hilang menjadi semakin putus asa dan khawatir.

Hampir 400 tentara dan personel lainnya, termasuk enam penyelam militer telah dikerahkan dalam operasi ini. Namun menurut pihak berwenang, keadaan tambang terlalu berisiko untuk bisa dimasuki.

Fokus operasi ini adalah pada pemompaan air dari tambang agar cukup aman untuk turun ke dalam lubang sedalam 60 meter atau sekitar 200 kaki.

Menurut laporan dari Gubernur Coahuila Miguel Angel Riquelme ketinggian air dikabarkan terus menurun, dan tim penyelamat telah siap memasuki tambang setelah lokasi tersebut dinyatakan aman.

Coahuila merupakan wilayah penghasil batu bara utama di Meksiko, wilayah ini dilaporkan sering mengalami serangkaian kecelakaan pertambangan yang fatal selama bertahun-tahun. Tahun lalu, tujuh penambang tewas ketika mereka terjebak di wilayah tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya