Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Net

Politik

77 Tahun Indonesia Merdeka, Sudahkan Pembangunan Sesuai Amanat Pancasila?

SENIN, 08 AGUSTUS 2022 | 10:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perayaan hari kemerdekaan idealnya menjadi momentum seluruh rakyat dan pemimpin bangsa untuk mengevaluasi sudah sejauh mana pembangunan nasional selama 77 tahun merdeka.

Anggota DPD RI, Fahira Idris mengatakan paradigma pembangunan yang sesuai nilai dan prinsip Pancasila adalah pembangunan menyeluruh atau pembangunan semesta.

Selain diimplementasikan dengan perencanaan yang matang dan komprehensif, pembangunan semesta menyeimbangkan pembangunan fisik dan pembangunan yang mencakup pembangunan mental atau karakter bangsa.


Namun, spirit utamanya adalah, pembangunan di negeri ini harus berpusat pada manusia atau lebih dikenal dengan human centric development.

"Selain bersyukur, hari kemerdekaan kita jadikan momentum untuk melakukan kontemplasi, merenung, me-review dan mengevaluasi sudah sejauh mana paradigma dan implementasi pembangunan di negeri ini sesuai nilai dan prinsip Pancasila," kata Fahira dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/8).

Evaluasi penting untuk memastikan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial tetap menjadi spirit pembangunan nasional Indonesia. Pancasila dan pembukaan UUD 1945, kata dia, secara gamblang menghendaki Indonesia menjadi bangsa yang memiliki keunggulan peradaban di antara bangsa-bangsa lain di muka bumi.

Menjadi bangsa terkemuka hanya bisa terwujud jika bangsa tersebut memiliki kedaulatan atas tanah airnya, atas tumpah darahnya, dan atas buminya sebagai kekuatan atau modal mengerahkan kemampuan sumber daya manusia, teknologi, dan modal yang memadai sehingga diperoleh postur kekuatan nasional yang kuat dan andal.
 
“Pembangunan sebagai perwujudan nilai-nilai Pancasila harus menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki ekonomi mandiri, tidak tergantung dan dikendalikan oleh gejolak harga-harga dan pasar di negara-negara maju,” tutupnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya