Berita

Anggota Bidang Pengembangan Bank Syariah DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Dr. Rizqullah Thohuri/Repro

Politik

Rizqullah Thohuri: Perbankan Syariah Harus Didorong Kembangkan UMKM

SENIN, 08 AGUSTUS 2022 | 01:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Selama sepuluh tahun terakhir, aset perbankan syariah mengalami peningkatan sebesar 366 persen. Namun, mengalami penurunan pada April 2022 yang diakibatkan dampak dari pandemi Covid-19 dan kondisi ekonomi di Indonesia maupun dampak dari luar negeri.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Bidang Pengembangan Bank Syariah  DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Dr. Rizqullah Thohuri di acara diskusi secara virtual yang diselenggarakan oleh Forum Gurubesar dan Doktor Insan Cita bertajuk "Hambatan, Tantangan, dan Peluang Bank Syariah di Indonesia", Minggu malam (7/8).

Mantan Direktur Utama (Dirut) Bank BNI Syariah ini membeberkan data Statistik Perbankan Syariah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama 10 tahun terakhir.


"Saya ngambil data hanya 10 tahun terakhir saja. Dari 2011, 2016, 2011 dan data April 2022. Karena terakhir yang ada di Statistik Perbankan Syariah OJK itu baru sampai April, yang Juni belum keluar," ujar Rizqullah seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (7/8).

Dari sisi aset kata Rizqullah, aset perbankan syariah mengalami peningkatan sebesar 366 persen. Akan tetapi pada April 2022, mengalami penurunan.

"Kita lihat ada penurunan, walaupun mungkin tidak terlalu signifikan, tetapi setidaknya ini memberikan gambaran bahwa dampak daripada Covid, atau juga kondisi ekonomi yang sekarang kurang begitu baik, baik ekonomi di Indonesia, maupun dampak apa yang terjadi di luar negeri, sehingga ada perlambatan di sini," kata Rizqullah.

Selain itu, terkait pembiayaan perbankan syariah, kata Rizqullah, selama 10 tahun terakhir juga mengalami peningkatan hampir 300 persen, atau tepatnya sebesar 298 persen.

"Porsi pembiayaan untuk UMKM, yang ini betul-betul sebenarnya representasi daripada ekonomi syariah, sektor riil, UMKM, itu menurun terus, hingga hanya sekitar 20 persen. Tahun 2011 itu sudah mencapai 70 persen, 2016 turun menjadi 23 (23,44 persen), 2021 hanya 20 persen saja (19,47 persen). Di April ada peningkatan sedikit (19,95 persen)" jelas Rizqullah.

Penurunan itu kata Rizqullah, diakibatkan masa pandemi yang menghadapi risiko relatif lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum pandemi.

Imbasnya, jelas Rizqullah pembiayaan lebih banyak, terutama di sektor konsumtif dan sebagian korporasi.

Lebih lanjut, Rizqullah mengurai ada kemungkinan penyaluran kelebihan dana di surat-surat berharga.

Meski demikian, Rizqullah berpendapat, seharusnya yang menjadi concern adalah, perbankan syariah.

"Seyogyanya ikut mendorong pengembangan ekonomi syariah, wabil khusus direpresentasikan oleh dunia usaha menangah kecil dan mikro. Ini yang menjadi PR bagi perbankan syariah," pungkasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya