Berita

Jalan raya di Jammu dan Kashmir/Net

Dunia

Pembangunan Melesat, 41 Ribu Kilometer Jalan Raya Jammu dan Kashmir Dibangun

MINGGU, 07 AGUSTUS 2022 | 16:34 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penghapusan pasal 370 Konstitusi India pada 5 Agustus 2019 lalu telah membawa kemajuan besar bagi laju pembangunan yang meningkat drastis di wilayah Jammu dan Kashmir.  

Dikutip dari ANI News pada Minggu (7/8), total panjang jalan di Jammu dan Kashmir telah mencapai 41.141 kilometer, dengan persentase jalan aspal mencapai 74 persen dibandingkan dengan 66 persen pada tiga tahun sebelumnya.

Di bawah program jalan bebas lubang, target 5.900 kilometer dibuat, sepanjang tahun 2021. Sementara dari awal tahun 2022, sekitar 4.600 kilometer jalan bebas lubang telah dikerjakan sejauh ini.


Jammu dan Kashmir terus meningkatkan kinerjanya untuk konstruksi panjang jalan per tahun sejak 2019 peringkatnya naik dari peringkat 12 menjadi 9. Tahun ini mereka menduduki peringkat tiga teratas di tingkat nasional untuk pembangunan panjang jalan per tahun di bawah Pradhan Mantri Gram Sadak Yojana (PMGSY). Semua tempat tinggal, dengan lebih dari 1.000 penduduk per sensus 2011, telah disediakan konektivitas jalan.

Selama 70 tahun sebelum 2019, Jammu dan Kashmir tidak memiliki konektivitas jalan yang baik dan layak. Butuh waktu 12 hingga 14 jam untuk menempuh jarak 300 km dari Srinagar ke Jammu dan sebaliknya.

Namun selama tiga tahun terakhir, Jalan Raya Nasional Srinagar-Jammu telah diubah. Sekarang hanya membutuhkan 6 hingga 7 jam untuk melakukan perjalanan antara kedua ibukota dari Jammu dan Kashmir.

Status khusus yang sebelumnya disematkan di wilayah ini merupakan hambatan besar bagi perkembangannya. Setelah pasal tersebut dihapus dan wilayah ini ditetapkan sebagai wilayah kesatuan, kini orang biasa bisa mendapatkan semua manfaat yang tidak didapatkannya selama tujuh dekade.

Selama tiga tahun terakhir, Jammu dan Kashmir telah berubah menjadi seperti bagian lain negara ini. Penduduk wilayah Himalaya kini mulai mendapatkan apa yang pantas mereka dapatkan.

Saat Jammu dan Kashmir merayakan ulang tahun ketiga pencabutan Pasal 370 pada Jumat lalu (5/8), administrasi wilayah ini dapat dengan bangga mengklaim bahwa mereka telah mencapai keberhasilan yang luar biasa dalam upayanya untuk membangun jalan yang lebih baik. Jaringan jalan sedang diperluas, terutama di daerah pedesaan dan daerah terpencil.

Menurut pejabat wilayah tersebut, 53 proyek senilai 58.477 crores rupee di berbagai sektor seperti jalan, listrik, kesehatan, pendidikan, pariwisata, pertanian, pengembangan keterampilan di bawah Paket Pengembangan Perdana Menteri (PMDP) sedang dilaksanakan di Jammu dan Kashmir, dan dikabarkan akan lebih banyak lagi proyek yang dibangun sebentar lagi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya