Berita

Peta yang menunjukkan kapal militer China selama latihan militer di sekitar Taiwan/Net

Dunia

China Siapkan Strategi Serangan Kilat, Ambil Alih Taiwan dalam Waktu 48 Jam

MINGGU, 07 AGUSTUS 2022 | 10:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China diyakini akan melakukan serangan kilat 48 jam untuk mengambil alih Taiwan dengan paksa, sehingga Barat tidak punya waktu untuk memberikan respons.

Strategi serangan kilat ini tampaknya yang dipelajari oleh Xi Jinping dari kegagalan Vladimir Putin di Ukraina.

Para pemimpin China dilaporkan telah menyimpulkan bahwa dibutuhkan setidaknya dua hari bagi para pemimpin Barat untuk merespons dengan baik serangan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari.


Sehingga dua hari adalah jendela waktu penting untuk meluncurkan serangan habis-habisan.

"Presiden Xi percaya bahwa dengan gagal merebut Kyiv dan menggulingkan pemerintahan Volodymyr Zelensky dalam 48 jam pertama perang, Rusia membiarkan pintu terbuka lebar untuk dukungan barat yang signifikan," tulis The Independent, mengutip sumber-sumber diplomatik.

Xi tampaknya menghindari kesalahan yang sama, yaitu memicu perang yang panjang dan berlarut-larut yang justru menjadi bumerang.

Sejak Kamis (4/8), China telah menggelar latihan militer besar-besaran di sekitar Taiwan yang disebut-sebut sebagai simulasi untuk meluncurkan serangan.

Latihan militer digelar sebagai bentuk kemarahan Beijing setelah Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya