Berita

Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu/Net

Dunia

Undang Turki Kunjungi Xinjiang, China: Kami Terbuka dan Transparan

MINGGU, 07 AGUSTUS 2022 | 09:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China telah mengundang Turki untuk mengunjungi Xinjiang, rumah bagi minoritas Muslim Uighur yang diyakini telah berubah menjadi kamp-kamp interniran.

Undangan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri China Wang Yi ketika bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Rabu (3/8).

Selama pertemuan, Cavusoglu mengatakan Turki dengan tegas mematuhi kebijakan Satu China, tidak hanya atas isu Taiwan tetapi juga mengenai Xinjiang.


Sementara itu, dimuat Xinhua, Wang menekankan bahwa China selalu mengambil sikap terbuka dan transparan mengenai masalah yang berkaitan dengan Xinjiang.

Lebih lanjut, Wang berharap menyambut kedatangan delegasi Turki di wilayah tersebut.

Undangan itu muncul dua bulan setelah Kepala Hak Asasi Manusia PBB Michelle Bachelet mengunjungi Xinjiang, yang diharapkan banyak pihak dapat menyelidiki pelanggaran HAM kepada minoritas Muslim Uighur di wilayah tersebut.

Sayangnya kunjungan Bachelet dinilai sia-sia karena ia tidak memberikan transparansi mengenai perjalanan tersebut.

Setelah kunjungan Bachelet yang sangat mengecewakan, Kongres Uyghur Dunia (WUC) sangat mendesak kantornya untuk merilis penilaian independen tentang situasi di Turkistan Timur, sebagai bentuk kesediaan untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah China atas kejahatan terhadap kemanusiaan dan genosida yang dilakukan.

Kampanye Internasional untuk Tibet (ICT) telah menyatakan kekecewaannya dengan kunjungan Bachelet ke China, dengan mengatakan perjalanan ini telah memberikan "kemenangan politik" kepada rezim Komunis.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya