Berita

Gambar bendera China muncul di situs pemerintah Taiwan/Net

Dunia

Situs Web Pemerintah Taiwan Diretas, Muncul Gambar Bendera China

MINGGU, 07 AGUSTUS 2022 | 06:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Berbagai jenis tekanan, termasuk siber, dihadapi oleh Taiwan dari China sejak kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taipei beberapa waktu lalu.

Situs web beberapa lembaga pemerintah daerah di seluruh Taiwan dilaporkan telah diretas oleh peretas China dengan memasang bendera merah lima bintang.

Situs web pemerintah Kaohsiung muncul dengan tampilan gambar bendera China selama lebih dari 10 jam dari Jumat malam (5/8) hingga Sabtu pagi (6/8),


Kementerian Luar Negeri Taiwan pada Jumat (5/8) mengaku situsnya mengalami crash selama beberapa jam pada tanggal 2,4, dan 5 Agustus.

Kementerian menjelaskan ada upaya paksa untuk merusak server, dengan upaya akses hingga 17 juta kali per menit dari berbagai alamat IP China dan Rusia.

Akibatnya, lembaga pemerintah pusat diminta untuk tetap waspada terhadap aktivitas internet yang berbahaya.

Dimuat Taiwan News, lembaga pemerintah pusat telah diperintahkan untuk mengawasi situs web dan melaporkan masalah di rantai komando ke Kabinet, setiap jam dari Jumat hingga Senin siang (8/8).

Pemerintah juga telah mengeluarkan pedoman tanggap darurat, dengan menyebutkan sebuah situs web harus segera dihapus jika telah diretas.

Selanjutnya, Kementerian Pendidikan menginformasikan sekolah-sekolah di seluruh negeri tentang pedoman tanggap daruratnya sendiri untuk memastikan keamanan siber. Pemantauan keamanan juga dilakukan 24 jam dari setiap situs web sekolah dan pembaruan setiap jam diperlukan hingga Senin depan.

Ketegangan di Selat Taiwan meningkat seiring dengan kunjungan Pelosi ke Taipei pada 2 Agustus. Mengecam hal itu, China mengumumkan latihan militer besar-besaran di sekitar Taiwan dari 4 hingga 7 Agustus.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya