Berita

Serangan di Gaza, Palestina/Net

Dunia

Upayakan Gencatan Senjata di Gaza, Mesir Kirim Tim Intelijen ke Palestina dan Israel

MINGGU, 07 AGUSTUS 2022 | 06:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Mesir saat ini tengah mengupayakan pemulihan stabilitas dan perdamaian di Gaza dengan melakukan pembicaraan intensif dengan Palestina dan Israel.

“Kami menghubungi semua orang sepanjang waktu agar hal-hal tidak lepas kendali dan untuk mencegah pertempuran,” kata Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dalam pidatonya kepada siswa Akademi Militer Mesir di Kairo pada Sabtu (6/8).

Sementara itu, delegasi intelijen Mesir yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Ahmed Abdelkhatiq juga telah tiba di Israel pada Sabtu, dan akan melakukan perjalanan ke Gaza untuk pembicaraan mediasi.


Diharapkan delegasi tersebut dapat megamankan satu hari gencatan senjata untuk melakukan pembicaraan. Kendati begitu, seorang pejabat Jihad Islam Palestina mengatakan kesepakatan belum dicapai.

"Upaya intensif telah dilakukan malam ini dan mendengarkan para mediator, tetapi upaya ini belum mencapai kesepakatan," kata seorang pejabat Jihad Islam, seperti dimuat Al Jazeera.

Pada Sabtu, serangan udara Israel meratakan rumah-rumah di Gaza, meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik yang telah menewaskan sedikitnya 15 orang.

Seorang gadis berusia lima tahun dan dua wanita termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan itu.

Pertempuran dimulai dengan pembunuhan Israel terhadap seorang komandan senior kelompok militan Jihad Islam Palestina dalam gelombang serangan pada Jumat (5/8) yang menurut Israel dimaksudkan untuk mencegah serangan yang akan segera terjadi.

Sejauh ini, Hamas, kelompok militan yang lebih besar yang menguasai Gaza, tampaknya tetap berada di sela-sela konflik, menjaga intensitasnya tetap terkendali.

Eskalasi lebih lanjut akan sangat tergantung pada apakah Hamas memilih untuk bergabung dengan pertempuran bersama Jihad Islam.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya