Berita

Tank Black Panther/Net

Dunia

Bersiap Hadapi Perang Rusia Vs Ukraina, Polandia Beli 1.600 Tank Black Panther dan 42 Jet Tempur FA-50

JUMAT, 05 AGUSTUS 2022 | 13:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Polandia telah menyepakati pembelian lebih dari 1.600 tank Black Panther dan 48 jet tempur FA-50 dengan Korea Selatan. Pembelian itu dilakukan setelah Polandia meningkatkan anggaran pertahanan di tengah perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Setelah melakukan kunjungan ke Seoul pada akhir Mei lalu, menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak pada akhir bulan kemarin mengumumkan pembelian sejumlah besar senjata dari Korea Selatan.

Kesepakatan tersebut dilaporkan bernilai 14,5 miliar dolar AS, seperti dimuat 19fortyfive.


Polandia sendiri telah meningkatkan anggaran pertahanannya hingga 3 persen dari PDB. Langkah itu dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina.

Sejak Presiden Vladimir Putin meluncurkan apa yang ia sebut dengan operasi militer khusus ke Ukraina pada Februari, Polandia tidak hanya berfungsi sebagai titik transit utama untuk bantuan militer Barat tetapi juga menyumbangkan sebagian besar aset militernya untuk Kyiv.

Sayangnya sumbangan ini membuat Polandia kehilangan banyak alutsista, yang memicu kekhawatiran jika konflik antara Rusia dan Ukraina terus meluas.

Namun, mengapa Polandia membeli alutsista dari Korea Selatan, alih-alih dari Amerika Serikat atau Jerman?

Pakar pertahanan Polandia, Krzysztof Kuska mengatakan Warsawa membutuhkan alutsista secepat mungkin, sementara sulit bagi AS atau Jerman untuk memenuhinya.

“Sepertinya waktu adalah faktor kunci bagi Warsawa," ucapnya.

Korea Selatan sendiri berkomitmen untuk memulai pengiriman awal dari paket persenjataan tersebut pada akhir 2022, dengan mempercepat birokrasi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya