Berita

Pengamat politik Rocky Gerung/Repro

Politik

Foto Bareng Koruptor, Komitmen Jokowi Berantas Korupsi Dipertanyakan

RABU, 03 AGUSTUS 2022 | 13:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia masih diragukan publik.

Pasalnya, mantan Walikota Solo itu kedapatan berswafoto bersama tersangka kasus suap dan gratifikasi izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Mardani H Maming.

Maming belakangan diketahui mengenakan jet pribadi Gulfstream G550 bernomor lambung N977 HS saat menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan lalu.


“Presiden berkampanye di periode kedua, 'Saya akan memimpin langsung pemberantasan korupsi', itu yang disebutkan oleh sang kepala sekolah pada waktu itu,” ucap pengamat politik, Rocky Gerung, dikutip Redaksi dari acara “Sekolah Antikorupsi IMM-UMY” yang disiarkan melalui kanal YouTube UMYogya, Rabu (2/8).

“Dan sekarang, ada rekan separtainya kabur dari Indonesia balik dengan Gulfstream (jet pribadi) seharga Rp 400 miliar, ada fotonya beliau berdampingan dengan Presiden. Ada fotonya beliau berdampingan dengan separo Kabinet,” imbuhnya.

Atas dasar itu, Rocky Gerung menyebut bahwa para koruptorlah yang harus “disekolahkan”, bukan mahasiswa UMY yang seharusnya menjadi “guru” untuk mendidik para politisi agar tidak korup.  

“Jadi kalau kita tanya di mana sekolah para koruptor itu? Ya di kabinet, di markas partai, di parlemen, itu yang mau kita tutup tuh sebetulnya. Karena mereka yang merusak bangsa ini!” tegasnya.

“(Korupsi) yang membuat kita tidak bisa membayangkan masa depan. Yang membuat milenial itu 'ya udah enggak usah ikut pemilu, enggak usah berpolitik' Sekarang milenial membenci politik. Karena dianggap politisi itu sama dengan koruptor. Kalau ditanya apa definisi politikus ya pencuri!” demikian Rocky.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya