Berita

Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi (kiri)/Net

Dahlan Iskan

Membaik Memburuk

SELASA, 02 AGUSTUS 2022 | 05:53 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

UMIRNYI sudah 82 tahun tapi masih mampu bikin panas-dingin dunia: Nancy Pelosi. Ketua DPR Amerika Serikat itu sudah tiba di Singapura. Kemarin. Sudah bertemu Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

Singapura memang partner terbaik Amerika di Asia Tenggara. Punya hubungan perdagangan bebas.

Dari Singapura Pelosi akan mampir ke Malaysia, tapi tidak Indonesia. Setelah hari ini di Kuala Lumpur jadwal Pelosi berikutnya penuh misteri. Maunyi ke Taiwan. Tidak. Pergi. Tidak. Ke sana. Mampir satu malam. Tidak. Penuh rahasia.


Amerika sudah mulai mengerahkan angkatan perang. Mereka bergerak ke dekat Taiwan. Termasuk kapal induknya.

Amerika juga terus memonitor pergerakan tentara Tiongkok. Berikut armada dan persenjataannya. Tiongkok juga terus memonitor pergerakan armada perang Amerika.

Tiongkok memang geram pada rencana kunjungan Pelosi ke Taiwan itu. Berbagai peringatan sudah dinyatakan. Termasuk ketika Presiden Xi Jinping berbicara lewat telepon dengan Presiden Joe Biden. Selama dua jam lebih. Dua hari lalu.

Tapi pun seorang presiden tidak bisa mengintervensi acara Ketua DPR Nancy Pelosi. Yang bisa dilakukan presiden adalah menjaga keamanan Pelosi. Terutama dari ancaman Tiongkok.

Pelosi pribadi tentu ingin bikin sejarah besar: menjadi pejabat tertinggi pertama yang menginjakkan kaki ke Taiwan. Setidaknya selama 25 tahun terakhir. Alasannyi: untuk memberi dukungan pada gerakan demokrasi di Taiwan.

Sejak muda Pelosi memang sudah anti Tiongkok. Ideologis. Tiongkok dianggap komunis, otoriter dan musuh demokrasi. Dia terus mendukung demo besar Tiananmen. Juga mendukung gerakan pro-demokrasi di Hongkong. Dia juga mendukung dan menemui Dalai Lama, simbol perlawanan Tibet ke Tiongkok.

Dari sikap dasarnyi itu bisa jadi Pelosi ngotot ke Taiwan. Detik terakhir baru dia putuskan. Ya. Atau tidak. Maka hari ini adalah hari yang paling mendebarkan: putusan apa yang diambil Pelosi di detik terakhirnyi.

Tidak ada alasan bagi Pelosi untuk batal ke Taiwan. Takut pada ancaman Tiongkok sangatlah memalukan. Juga bisa membuat rakyat AS terhina.

Tentu ada alasan guyon yang bisa dipakai. Seperti yang ditemukan pembaca Disway kemarin: Pelosi belum menjalani booster ke-4.

Tapi Pelosi bukan pelawak. Yang penting semoga hari ini kabar di Taiwan baik-baik saja. Semoga hari ini bisa lewat tanpa insiden apa pun di sana.

Maka lebih baik kita cari hiburan ke Ukraina. Senin kemarin kapal besar pertama berhasil meninggalkan pelabuhan Odesa. Kapal itu membawa jagung sebanyak 26.000 ton. Nama kapalnya Razoni. Berbendera Sierra Leone, Afrika Barat.

Setelah lepas dari pelabuhan terbesar Ukraina itu Razoni mengarungi Laut Hitam menuju pelabuhan Istanbul, Turki. Di Istanbul kapal diperiksa secara saksama. Yang memeriksa adalah petugas Turki. Turki-lah yang menjamin keamanan kapal itu, termasuk menjamin kebenaran isinya.

Dari Turki kapal Razoni akan memasuki Laut Marmara menuju pelabuhan Lebanon. Itulah kapal pertama berisi bahan pangan. Yang akan disusul dengan kapal-kapal berikutnya berisi gandum, minyak goreng bunga matahari dan kedelai. Turki ternyata bisa menjadi negara yang meredakan krisis pangan dunia.

Begitulah dunia. Membaik di sini memburuk di sana.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya