Berita

Jaya Suprana/Net

Jaya Suprana

Beragam Karya Seni Menghormati Sang Buddha

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 17:15 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SANG maestro pelukis mahakarya warna, Hardi sempat menyadarkan saya tentang kenyataan keanekaragam arca Siddharta Gautama dikaitkan regionalisme dengan komentar “Dari senirupa patung Sang Budha Siddharta Gautama itu setiap daerah punya versi lokal bentuk. Budha versi Borobudur atletis, perut rata, ganteng. Versi India lebih gemuk dikit. Versi China lebih gemuk lagi".

Penyadaran bijak Mas Hardi mengingatkan saya pada apa yang saya saksikan pada realita kultural estetikal di gua-gua kawasan Ajanta, India masa kini yang dianggap oleh para arkeolog sebagai satu di antara petilasan warisan kebudayaan Buddhisme tertua di marcapada.

Ternyata di gua-gua Ajanta terdapat beranekaragam bentuk arca Buddha mulai dari yang gemuk sampai kurus kering tinggal tulang terbalut kulit. Tidak semua sosok arca Siddharta Gautama tampil dalam posisi duduk bersila sebab ada pula arca Sang Buddha dalam posisi berdiri dan berbaring.


Apa yang tampak di dalam gua-gua Ajanta sekedar upaya manusia melukiskan kembali kisah perjalanan hidup Siddharta Gautama sebagai putra mahkota kerajaan Kapilavastu yang kemudian ikhlas meninggalkan segenap gemerlap harta benda duniawi demi mencari kebenaran makna kehidupan sejati.

Di China ada arca Buddha Tertawa berperut gendut makmur seperti pegulat Sumo. Beberapa tradisi Buddhisme menafsirkan Buddha tertawa sebagai seorang calon Buddha atau Bodhisattva dengan sering mengasosiakannya dengan Maitreya (Buddha yang akan datang).

Sahabat saya yang menjadi Presiden Lima Gunung, Tanto Mendut seingat saya punya koleksi arca Buddha dengan wajah Gus Dur.

Mahaguru kearifan leluhur Nusantara saya, Guru Sugi Lanus menginfokan bahwa Toko Importir Shopp Tokopedia menjual "Buddha Statue Of Trump Donald Resin President Buddha Of The West" sebagai arca Buddha bersila dengan wajah Donald Trumps seharga Rp 277.700. Bisa bebas ongkir.

Sementara Vihara Patung Seribu Wajah yang menjadi ikon Kota Tanjung Pinang ini sangat menarik untuk dikunjungi. Di sana, pengunjung dapat melihat sekitar 500 patung Lohan seukuran manusia dengan berbagai ekspresi yang menunjukkan karakteristik manusia, mulai dari kejujuran, kebaikan, sifat jenaka, hingga sifat buruk.

Maka dari yang saya simak pada para petilasan warisan peradaban adi luhur Buddhisme mulai dari Mendut, Borobudur, Lumbini, gua-gua Ajanta di India, gua-gua Mogao di gurun Taklamakan, China, kuil-kuil Buddhisme Jepang, Tokopedia, Tanjung Pinang, situs-situs Buddhisme Sri Lanka dengan penuh kerendahan hati sebagai seorang pembelajar seni rupa yang mengagumi seni rupa Buddhisme saya memberanikan diri untuk mengambil kesimpulan bahwa kehadiran beranekaragam arca Sang Buddha pada hakikatnya merupakan ekspresi penghargaan dan perhormatan para seniman terhadap perjuangan mencari makna kebenaran yang telah dilakukan oleh Siddharta Gautama.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya