Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dipandang sebagai salah satu sosok yang cocok sebagai bacapres 2024 oleh Jokowi/Net

Politik

Mampu Atasi Krisis Pangan dan Energi Jadi Kriteria Capres 2024 Versi Jokowi, Prabowo Dianggap Cocok

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 08:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan relawan-relawannya di Istana Bogor pada Jumat kemarin (29/7), yang mengungkit soal krisis energi dan pangan, merupakan bagian dari bahasa politik 2024.

Begitu analisis Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin pagi (1/8).

"Sebenarnya pertemuan Jokowi dengan relawannya membicarakan soal bakal calon presiden 2024 yang dianggap mampu mengatasi krisis pangan dan energi," ujar Igor.


Jika berbicara sosok yang berkaitan dengan isu krisis pangan dan energi, Igor melihat arah pembicaraan Jokowi dengan relawannya adalah cenderung mengarah ke satu nama sosok yang belakangan memiliki elektabilitas cukup tinggi menurut hasil survei sejumlah lembaga.

"Pastinya relawan diminta melihat kompetensi baik dari segi fungsional maupun problem solving pasca-Jokowi, yaitu salah satunya Pak Jokowi sudah bilang ketahanan pangan dan energi, apalagi pada saat perang Rusia-Ukraina belum jelas selesainya," tuturnya.

Dari isu yang diangkat Jokowi saat bertemu para relawannya di Istana Bogor pekan lalu, Igor menduga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menjadi salah satu sosok bacapres yang dipertimbangkan Jokowi.

"Yang bisa menyelesaikan masalah itu, menurut saya, di luar survei ya, ranking pertama itu Prabowo, kedua Anies, dan ketiga Ganjar," terang Igor.

"Tapi Presiden Jokowi memberikan tugas menangani food estate kepada Prabowo. Itu signal kuat soal kompetensi," demikian Igor.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya