Berita

Jet tempur siluman F-35/Net

Dunia

Temukan Kecacatan, AS dan Israel Hentikan Operasi Jet Tempur Siluman F-35

MINGGU, 31 JULI 2022 | 09:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Israel mengumumkan penghentian sementara aktivitas jet tempur siluman F-35. Langkah tersebut diambil menyusul kekhawatiran Amerika Serikat (AS) terkait kecacatan pada sistem pelontar pilot.

Angkatan Udara Israel di Twitter pada Sabtu (30/7) mengatakan pesawat akan menjalani inspeksi. Selain itu setiap operasi F-35 akan dilakukan dengan otorisasi khusus dari kepala angkatan udara.

"Angkatan Udara menerima informasi tentang temuan keselamatan di kursi lontar di jajaran F-35 yang dinilai berisiko rendah. Selain itu, arahan telah diterima untuk melakukan tes selama 90 hari ke depan," kata militer Israel, seperti dimuat The Times of Israel.


Militer Israel juga mencatat kemungkinan untuk mengandangkan armada F-35. Namun keputusan tersebut baru akan diambil beberapa hari mendatang.

Pengumuman Israel mengikuti pemberitahuan AS pada Jumat (29/7) terkait kemungkinan adanya kecacatan pada kartrid bahan peledak dalam sistem ejeksi pilot di atas tiga pesawat militer AS, termasuk F-35. Hal ini juga memicu penghentian sementara beberapa operasi AS.

Lockheed Martin yang memproduksi jet tersebut mengatakan bahwa pihaknya bekerja dengan Kantor Program Gabungan dan pelanggan untuk masalah ejektor kursi untuk memastikan operasi yang aman dan efektif.”

“Kami membantu dengan inspeksi kursi jika diperlukan,” tambahnya.

Menurut Air Force Times, AS pertama kali menemukan masalah tersebut pada April, namun membutuhkan waktu tiga bulan untuk akhirnya menghentikan sementara ooperasi F-35.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya