Berita

Kerusakan akibat pertempuran antara Rusia dan Ukraina/Net

Dunia

Pertempuran Makin Sengit, Zelensky Perintahkan Wajib Evakuasi Bagi Warga Ukraina di Donetsk

MINGGU, 31 JULI 2022 | 06:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeluarkan perintah evakuasi wajib bagi warganya yang berada di wilayah Donetsk bagian timur karena meningkatnya pertempuran sengit dengan Rusia.

Perintah itu ia sampaikan dalam pidato yang disiarkan di televisi pada Sabtu larut malam (30/7). Ia mengatakan ratusan ribu orang masih berada di zona pertempuran di wilayah Donbas harus segera meninggalkan wilayah itu.

"Semakin banyak orang meninggalkan wilayah Donetsk sekarang, semakin sedikit orang yang akan dibunuh oleh tentara Rusia," ujarnya, seperti dikutip Reuters.


Zelensky menyebut penduduk yang bersedia untuk melakukan evakuasi juga akan diberikan kompensasi.

"Banyak yang menolak pergi tapi tetap harus dilakukan. Jika kalian memiliki kesempatan, tolong bicara dengan mereka yang masih berada di zona pertempuran di Donbas. Tolong yakinkan mereka bahwa itu perlu untuk pergi," lanjut Zelenksy.

Wakil Perdana Menteri Iryna Vereshchuk mengatakan evakuasi perlu dilakukan sebelum musim dingin karena pasokan gas alam ke wilayah itu hancur.

Ini bukan pertama kalinya pemerintah Ukraina menyerukan warganya melakukan evakuasi di Donetsk.

Menurut mantan duta besar AS untuk UkrainaJohn Herbst,  mengatakan pertempuran di Donetsk dan Luhansk antara Rusia dan Ukraina semakin sengit dalam beberapa pekan terakhir.

"Saya memperkirakan pertempuran sengit lebih lanjut di Donetsk," ujarnya.

Invasi Rusia ke Ukraina telah berlangsung selama lebih dari lima bulan, dengan banyak korban berjatuhan. Belum diketahui jelas berapa banyak total korban dan kerugian yang tercatat dari masing-masing pihak.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya