Berita

Pelabuhan Hambantota, Sri Lanka/Net

Dunia

India Naik Pitam, Kapal Survei China akan Berlabuh di Pelabuhan Hambantota Sri Lanka

JUMAT, 29 JULI 2022 | 12:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India dibuat geram oleh rencana China yang akan mengerahkan kapal penelitian dan surveinya, Yuan Wang 5, ke Pelabuhan Hambantota di Sri Lanka pada bulan depan.

Menurut data dari Refinitiv Eikon, kapal tersebut sedang dalam perjalanan dan diperkirakan tiba pada 11 Agustus.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri India, Arindam Bagchi pada Kamis (28/7) menegaskan pihaknya akan memantau perkembangan tersebut, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan keamanan dan ekonomi New Delhi.


"Pemerintah dengan hati-hati memantau setiap perkembangan yang berkaitan dengan keamanan dan kepentingan ekonomi India, dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi mereka," kata Bagchi, seperti dikutip Reuters.

"Saya pikir itu harus menjadi pesan yang jelas," tambahnya.

Seorang pejabat pemerintah Sri Lanka mengungkap. diplomat India di Kolombo telah mengajukan protes lisan kepada kementerian luar negeri Sri Lanka pada Senin (24/7) atas rencana China.

Sebuah perusahaan konsultan Sri Lanka, Belt & Road Initiative Sri Lanka, menyebut Yuan Wang 5 akan berada di Hambantota selama seminggu.

"Kapal itu akan melakukan pelacakan ruang angkasa, kontrol satelit, dan pelacakan penelitian di bagian barat laut wilayah Samudra Hindia hingga Agustus dan September," kata perusahaan tersebut, tanpa mengutip sumber.

Sri Lanka secara resmi menyerahkan kegiatan komersial di Pelabuhan Hambantota yang terletak di selatan kepada sebuah perusahaan China pada tahun 2017 dengan sewa 99 tahun setelah berjuang untuk membayar utangnya. Pelabuhan ini dekat dengan jalur pelayaran utama dari Asia ke Eropa.

Para pejabat AS dan India khawatir bahwa pelabuhan senilai 1,5 miliar dolar AS itu dapat menjadi pangkalan militer China.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya