Berita

Helikopter Mi-17/Net

Dunia

Takut Disanksi AS, Filipina Batal Beli 16 Helikopter Mi-17 dari Rusia

KAMIS, 28 JULI 2022 | 14:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Filipina dilaporkan telah membatalkan kesepakatan untuk membeli 16 unit helikopter angkut militer Mi-17 dari Rusia. Langkah tersebut disinyalir lantaran kekhawatiran Filipina atas sanksi Amerika Serikat (AS).

Kesepakatan senilai 227 juta dolar AS telah disetujui pada November tahun lalu, dan telah dibatalkan pada Juni 2022. Batch pertama dari pembelian akan dijadwalkan untuk pengiriman 2024.

“Kami bisa menghadapi sanksi,” kata Mantan Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana kepada Associated Press pada Selasa malam (26/7).


Menurut Lorenzana, Filipina telah melakukan pembayaran awal pada Januari. Tidak dijelaskan bagaimana dengan pembayaran awal tersebut setelah kesepakatan dibatalkan.

Lorenzana menyebut, AS juga dapat menawarkan helikopter angkut sejenis untuk Filipina atas imbalan pembatalan kesepakatan dengan Rusia.

Mengutip pejabat militer Filipina, Associated Press menyebut Rusia dapat melakukan banding karena keputusan Manila itu. Tetapi tampaknya pemerintahan Presiden Ferdinand Marcos Jr. itu telah meminta Moskow untuk mempertimbangkan kembali langkah tersebut.

Helikopter Mi-17 kerap digunakan untuk berbagai fungsi, termasuk operasi pencarian dan penyelamatan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya