Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Latihan Militer Garuda Shield 2022 Dimulai Bulan Depan, Australia dan Jepang Ambil Bagian

KAMIS, 28 JULI 2022 | 09:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia dan Amerika Serikat (AS) akan kembali menggelar latihan militer gabungan terbesar Garuda Shield 2022 pada Agustus mendatang.

Garuda Shield akan dilakukan dari tanggal 1 hingga 14 Agustus 2022 di Baturaja, Amborawang, dan Pulau Batam.

Selain Indonesia dan AS, juga terdapat personel militer dari Australia, Jepang, dan Singapura yang akan berpartisipasi dalam Garuda Shield tahun ini.


Sementara beberapa negara lain seperti Kanada, Prancis, India, Malaysia, Korea Selatan, Papua Nugini, Timor Leste, dan Inggris diperkirakan hadir sebagai pengamat.

Menurut keterangan dari Kedutaan Besar AS di Jakarta, Garuda Shield akan melibatkan 2.000 tentara AS, 2.000 personel TNI AD, dan tambahan peserta dari negara mitra.

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas gabungan, yang merupakan bagian dari upaya memperkuat Kemitraan AS-Indonesia, serta mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Pada Minggu (24/7), Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Mark A. Milley juga telah mengunjungi Indonesia untuk membahas Garuda Shield.

"Penting bagi kita untuk menjalin ikatan dan berlatih bersama, saling mengenal sebagai militer. Itu selalu menjadi hal yang sangat berharga untuk dilakukan," kata Milley, seperti dimuat The Straits Times.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyebut, Garuda Shield kali ini akan melibatkan tujuh Apache, empat helikopter Blackhawk, 41 kendaraan lapis baja, dan 618 senjata.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya