Berita

Rapat Pleno DPP KNPI yang mencopot Haris Pertama sebagai Ketua Umum KNPI/Net

Politik

Plt Ketum KNPI: Airlangga Hartarto Putra Terbaik Bangsa yang Mumpuni Bangun Kebersamaan

RABU, 27 JULI 2022 | 15:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Haris Pertama dalam acara Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Yogyakarta mendapat kritikan tajam dari Pelaksana Tugas Ketua Umum DPP KNPI Mustahuddin. Menurutnya, pernyataan Haris Pertama jauh dari akal sehat dan tidak mencerminkan adab dan intelektualitas pemuda dan KNPI.

Dalam pernyataannya, Haris Pertama menilai Airlangga Hartarto sebagai pemecah belah KNPI. Padahal, kata Mustahuddin, Airlangga Hartarto adalah salah satu putra terbaik bangsa dan pimpinan partai besar. Sehingga, tidak mungkin beliau pemecah belah pemuda Indonesia.

Apalagi Airlangga adalah Menko Ekonomi yang berada di Kabinet Indonesia Bersatu dalam dua periode Jokowi. Hal itu pertanda bahwa Airlangga adalah pribadi yang berprestasi dan punya kemampuan organisatoris yang mumpuni membangun kebersamaan.


“Maka tidak pantas beliau dituduh sebagai pemecah belah pemuda Indonesia,” ujar aktivis HMI, yang juga fungsionaris Kosgoro 1957.

Senada itu, Sekretaris Jenderal DPP KNPI Jackson Kumaat mempertanyakan legalitas KNPI pimpinan Haris Pertama. Sebab, legitimasi Haris Pertama sudah tidak ada lagi sebagai ketua umum KNPI usai dicopot dalam Rapat Pleno DPP KNPI yang dipimpin oleh Ahmad Andi Bahri pada 6 Maret 2021.

“Jadi lucu bila yang bersangkutan masih koar-koar mengatasnamakan KNPI. Hanya orang sesat berpikirnya yang percaya dia sebagai ketua umum KNPI, tongkat estafet hasil kongres KNPI di bogor itu ada di Plt. Ketua Umum Mustahuddin, bukan lagi ada pada Haris,” tegasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya