Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Ist

Politik

Nasdem Tidak Mau Kawin Paksa Anies-AHY

RABU, 27 JULI 2022 | 10:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana duet pasangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2024 harus melalui proses pembangunan chemistry.

Lebih jauh lagi, duet tersebut juga harus mendapatkan persetujuan dari partai koalisi yang mengusungnya.

"Tentu proses membangun chemistry antara satu dan yang lain penting, bukan kawin paksa," kata Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya kepada wartawan, Rabu (27/7).


Selain itu, banyak hal lain yang patut dipertimbangkan dengan matang. Bagi Nasdem, hasil survei yang kerap menempatkan keduanya di papan atas bukan satu-satunya preferensi dalam menentukan pasangan capres-cawapres yang diusung di Pilpres 2024.

"Kualitatif approach itu penting. Ada aspek-aspek sosiologis, historis, kultural yang juga perlu dipertimbangkan. Itu yang kemudian yang menjadi view lebih komprehensif," urainya.

Willy menambahkan, penentuan pasangan capres-cawapres yang diusung pada saat Pilpres 2024 juga harus berdasarkan kesepakatan partai koalisi. Menurutnya, proses tersebut masih jauh karena saat ini partai-partai masih melakukan penjajakan dan kesepahaman.

"Yang menjadi keputusan itu bukan hanya Nasdem kemudian menjadi keputusan bersama. Apalagi belum ada keputusan apa pun, ini rembuknya masih jauh, proses untuk membangun kesepahaman saja baru step by step, masih lihat sana-sini," katanya.

Di sisi lain, Nasdem juga belum bisa memastikan waktu pengumuman satu capres yang akan resmi diusung karena akan ditentukan oleh Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh.

"Belum (sampai akhir tahun ini). Kita lihat saja, kan Pak Surya yang tentukan hari baik, bulan baiknya," demikian Willy.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya