Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Siap Mundur dari Stasiun Ruang Angkasa Internasional pada 2024

RABU, 27 JULI 2022 | 09:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia akan menarik diri dari proyek Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) setelah 2024, dan akan membangun pos orbit secara mandiri.

Begitu yang dikatakan oleh kepala baru Roscosmos, Yuri Borisov yang menggantikan Dmitri Rogozin baru-baru ini, pada Selasa (26/7).

Tidak disebutkan tanggal atau rencana yang jelas dari pernyataan tersebut. Namun ia mengatakan, telah bertemu dengan Presiden Vladimir Putin.


"Ini perkembangan yang disayangkan mengingat karya ilmiah kritis yang dilakukan di ISS. Amerika Serikat dan Rusia telah bekerja sama dalam eksplorasi ruang angkasa selama beberapa dekade," kata jurubicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price, seperti dimuat CBS News.

Administrator NASA Bill Nelson mengatakan badan tersebut berkomitmen untuk menjalankan operasi yang aman dari ISS hingga 2030, dan berkoordinasi dengan mitra.

Rencana Rusia meninggalkan ISS sudah disampaikan oleh Rogozin berulang kali sebagai ancaman atas tanggapan sanksi Barat setelah invasi Moskow ke Ukraina.

NASA dan Rusia mulai membangun ISS hampir 24 tahun yang lalu. Itu menjadi pos terdepan di ruang angkasa yang dikelola oleh kru astronot-kosmonot yang bergilir sejak Oktober 2000. Ini adalah salah satu tanda kerjasama Timur-Barat yang paling terlihat setelah Uni Soviet kematian dan berakhirnya Perang Dingin.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya