Berita

Pelabuhan Gwadar/Net

Dunia

Aktivis Balochistan: Koridor Ekonomi Pakistan-China adalah Proyek Militer Beijing

SELASA, 26 JULI 2022 | 14:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Koridor Ekonomi Pakistan-China (CPEC) yang menghubungkan China dengan Laut Arab melalui Pakistan tidak lain merupakan bagian dari proyek militer Beijing. Lantaran Beijing ingin membangun pelabuhan militer di Gwadar, Provinsi Balochistan.

Begitu yang dikatakan oleh aktivis asal Balochistan, Naela Quadri ketika berbicara di New Delhi. Kunjungan tersebut digunakan Quadri untuk mencari dukungan kemerdekaan bagi Balochistan dari Pakistan.

"Tidak ada satu pun negara yang memiliki hak untuk menjual pelabuhan-pelabuhan Balochistan yang disengketakan sejak 1948. Tidak China maupun Pakistan," tegasnya, seperti dimuat India Narrative, Selasa (26/7).


Quadri menyebut, China merupakan kekuatan kolonial baru, sementara Pakistan dinilai telah bangkrut.

"Pakistan telah menjual sumber daya kami ke China. Hari ketika China masuk ke Balochistan, pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Pakistan telah berubah menjadi genosida," tambahnya.

CPEC merupakan bagian dari Belt and Road Initiatives (BRI) China. Salah satu proyek besarnya adalah membangun Pelabuhan Gwadar yang nantinya dapat diakses dari Xinjiang, China melalui kereta atau jalan raya.

Pemberontak Balochistan telah menolak pembangunan Pelabuhan Gwadar, termasuk proyek infrastruktur CPEC lainnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya