Berita

Aliansi Barisan Ojol Merdeka (BOM) saat menggelar jumpa pers/Net

Politik

Besok, Ribuan Ojol Gelar Aksi Jahit Mulut di Kantor Kemenhub

SELASA, 26 JULI 2022 | 08:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ribuan pengemudi ojek online (Ojol) yang tergabung dalam aliansi Barisan Ojol Merdeka (BOM) akan menggelar aksi "Tanpa Kata” dan “Jahit Mulut” di depan Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), besok, Rabu (27/7).

Aksi tersebut akan dilakukan karena Kemenhub dinilai tidak konsisten menerapkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 12/2019 dan Keputusan Menteri (Kepmen) 548/2020.

Penanggung jawab aksi, Krisna menjelaskan bahwa tuntutan itu bukan tanpa dasar. Dia mengurai bahwa perihal tarif dan pendatan yang layak sudah termaktub dalam PM 12 dan KP 548. Tapi revisi tarif yang semestinya maksimal dilakukan setahun sekali tidak kunjung dilakukan. Terakhir revisi tarif dilakukan pada awal tahun 2020.


Pada awal Januari lalu, pihaknya juga telah berunjuk rasa di depan kantor Kemenhub. Kala itu dijanjikan bahwa tarif akan segera direalisasikan.

“Bahkan kami sudah menghitung bersama dengan Kementerian Perhubungan perihal persentase kenaikan tersebut. Kami juga beberapa kali melayangkan surat kepada Kemenhub. Kenyataannya sampai detik ini tidak ada realisasi kongkret yang dilakukan pihak-pihak terkait,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (26/7).

Setidaknya akan ada 4 tuntutan utama dari BOM dalam aksi besok. Yaitu evaluasi tarif ojol di Indonesia, revisi perjanjian kemitraan yang dinilai sepihak, cabut revisi UU Omnibus Law Cipta Kerja, dan sejahterakan ojol Indonesia.

“Itulah kenapa pada tanggal 27 Juli 2022 nanti kami aksi “Tanpa Kata” dan “Jahit Mulut” supaya pemerintah melihat penderitaan kami dan keseriusan kami untuk memperjuangkan nasib kaum ojol,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya