Berita

Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial DPP PKS, Netty Prasetiyani Heryawan/RMOLJabar

Politik

Soroti Kasus Perundungan di Tasikmalaya, Ketua PKS: Bom Waktu bagi Masa Depan Indonesia

SELASA, 26 JULI 2022 | 05:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus bullying atau perundungan terhadap anak 11 tahun di Kabupaten Tasikmalaya kian menjadi sorotan publik. Sebab, kasus tersebut telah merenggut nyawa seorang anak yang diduga depresi akibat dipaksa bersetubuh dengan kucing oleh teman-temannya.

Ketua Bidang Kesejahteraan Sosial DPP PKS, Netty Prasetiyani Heryawan, pun miris dengan kejadian tersebut. Menurut Netty, kasus itu dapat menjadi sinyal bahaya bagi masa depan Indonesia.

Apalagi, populasi anak-anak saat ini mencapai 30 persen dari total penduduk di Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem yang benar-benar bisa melindungi masa depan anak-anak Indonesia.


"Anak-anak akan menjadi bonus demografi akan kita tuai pada tahun 2030 sampai 2040 nanti," kata Netty, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (25/7).

Netty mengungkapkan, pemerintah harus mengambil langkah evaluatif untuk membentengi tumbuh kembang anak. Kemudian, menjamin pendidikan, pengentasan stunting, pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan, narkoba, kekerasan, perundungan, dan lainnya.

"Mari kita berani menginstitusikan keluarga menjadi basis kebijakan publik. Karena keluarga tempat berkumpul, berinteraksi anak, dibesarkan dengan nilai yang berlandaskan Pancasila dan Keindonesiaan. InsyaAllah akan jadi bekal bagi anak-anak untuk berinteraksi menjadi anggota masyarakat yang baik," paparnya.

Selain itu, Netty menyampaikan, perlindungan terhadap anak tidak hanya menjadi kewajiban negara melainkan masyarakat dengan kesadaran dan kepedulian terhadap tindak tanduk anak.

"Masyarakat harus meniup peluit agar aparat penegak hukum, kepala daerah, serta masyarakat lain sadar dan mau mengulurkan tangan ketika anak di lingkungannya membutuhkan bantuan maupun pertolongan," ucapnya.

Anggota DPR RI itu juga menyoroti UU tentang Perlindungan Anak yang nyatanya masih memiliki celah. Sehingga, UU UU tentang Perlindungan Anak perlu kembali diuji materi atau judicial review.

"Kita perlu melakukan review terhadap undang-undang, regulasi yang sudah ada," ungkapnya.

Netty juga berharap hukum bagi pelaku kekerasan dan penistaan pada anak-anak harus ditegakkan. Sehingga, kehadiran negara melalui produk hukumnya dapat memberi efek jera bagi para pelaku kekerasan maupun hal negatif lain kepada anak.

"Mudah-mudahan ini jadi satu pesan bagi anggota masyarakat lain agar tidak coba-coba melakukan tindakan diskrimatif apapun terhadap anak Indonesia," tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya