Berita

Logo PNA/Ist

Politik

Tak Terima Putusan PTUN, Kemenkumham Aceh akan Ajukan Banding Terkait PNA

SELASA, 26 JULI 2022 | 02:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh akan mengajukan banding atas keputusan majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh terkait dikabulkannya gugatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Bireuen.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman mengatakan, pihaknya belum menerima putusan majelis hakim PTUN Banda Aceh. Namun, mereka dipastikan akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan.

"Hingga saat ini kita belum menerima putusan majelis hakim tersebut," kata Meurah Budiman kepada Kantor Berita RMOL Aceh, Senin (25/7).


Meurah menyebut, pihaknya masih menunggu dokumen putusan terlebih dahulu untuk dipelajari semua putusan majelis hakim. Tidak serta merta menindaklanjuti putusan PTUN Banda Aceh.

"Penolakan kepengurusan PNA versi KLB Bireuen sesuai ketentuan yang berlaku dengan berpedoman AD/ART PNA," ujar dia.

Meurah menjelaskan, jika keputusan PTUN Banda Aceh sudah sesuai dengan aturan AD/ART PNA, pasti PTTUN Medan juga mengesahkan PNA versi KLB.
"Sehingga kita bisa mengabulkan semua gugatan dari DPP PNA versi KLB," kata dia.

Sebelumnya, Majelis Hakim PTUN Banda Aceh yang diketuai oleh Salman Khalik Alfarisi, lalu Fatmawaty dan Riki Yudiandi selaku Hakim Anggota dalam persidangan pembacaan putusan yang dilakukan secara E-Court, 22 Juli 2022, telah mengabulkan gugatan yang diajukan oleh DPP PNA hasil KLB Bireuen terhadap Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh.

Gugatan itu teregister dengan nomor perkara 06/G/2022/PTUN.BNA terkait dengan Penolakan Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga serta Kepengurusan DPP PNA Hasil KLB Bireun Tahun 2019.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya