Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Phoenix Ghost, Drone Hantu Buatan AS Khusus untuk Perang di Ukraina

SENIN, 25 JULI 2022 | 14:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mengirim 580 unit drone Phoenix Ghost ke Ukraina. Drone tersebut secara khusus dikembangkan AS untuk pertempuran di Ukraina.

Departemen Pertahanan AS pada Jumat (22/7) mengatakan pengiriman Phoenix Ghost ke Ukraina merupakan bagian dari paket 270 juta dolar AS yang diberikan Washington untuk Kyiv.

Menurut situs Defense Express, drone tersebut muat di dalam ransel dan dapat terbang selama enam jam. Phoenix Ghost dilengkapi inframerah sehingga dapat beroperasi di malam hari dan menghancurkan target lapis baja.


"580 unit seperti itu sama dengan sekitar 350 target yang hancur di belakangnya," kata Penasihat Kantor Presiden Ukraina, Oleksii Arestovysch, sembari menyebut Phoenix Ghost sebagai senjata yang bagus.

Phoenix Ghost dikembangkan oleh Aevex Aerospace di California. Senjata ini efektif terhadap kendaraan lapis baja menengah.

Defense News menyebut, Phoenix Ghost secara khusus dikembangkan AS untuk digunakan di Ukraina. Fungsinya mirip dengan AeroVironment Switchblade.

Seperti Switchblade, Phoenix Ghost adalah jenis amunisi yang berkeliaran, yang berarti tetap mengudara untuk waktu yang lama sebelum mendapatkan target.

Kendati begitu, Switchblade hanya bisa terbang kurang dari satu jam.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya