Berita

Taliban/Net

Dunia

Ke Iran, Taliban Beli 350 Ribu Ton Minyak untuk Afghanistan

MINGGU, 24 JULI 2022 | 13:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban telah menandatangani kontrak dengan perusahaan Iran untuk membeli 350 ribu ton minyak. Kesepakatan dilakukan ketika delegasi Taliban mengunjungi Iran.

Pada Sabtu (23/7), delegasi tingkat tinggi Afghanistan yang terdiri dari perwakilan dari Kementerian Keuangan Taliban, Kementerian Luar Negeri, Bank Sentral, Perusahaan Minyak dan Gas Afghanistan, serta Otoritas Standar Nasional Afghanistan mengunjungi Iran.

Kementerian Keuangan Afghanistan mengungkap, delegasi tingkat tinggi telah melakukan perjalanan ke Iran untuk membahas pembelian minyak, tarif, dan transit produk minyak bumi ke Afghanistan.


Adapun kedua belah pihak mencapai kontrak untuk membeli 350 ribu ton minyak.

Kedua pihak mengadakan diskusi tentang kualitas, tarif, transit, dan fasilitas bagi pedagang dan mencapai kesepakatan untuk membentuk komite bersama untuk membangun pipa gas dan membangun kilang bersama.

Menurut kementerian, pemerintah Afghanistan mengimpor 350 ribu ton minyak bumi dari Iran untuk mengatur dan menurunkan harga produk bahan bakar di Afghanistan.

Seiring dengan melonjaknya harga minyak dunia, harga bensin di pasar Afganistan ikut naik secara signifikan.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya