Berita

Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban/Net

Dunia

Viktor Orban: Perang di Ukraina Dapat Berakhir Jika Rusia dan AS yang Bernegosiasi

MINGGU, 24 JULI 2022 | 07:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban menawarkan strategi baru yang dinilainya ampuh untuk mengakhiri perang di Ukraina yang masih berkecamuk hingga sekaranng.

Dalam pidatonya pada Sabtu (23/7), Orban menyebut negosiasi perdamaian harus dilakukan oleh Rusia dan Amerika Serikat (AS), alih-alih dengan Ukraina.

“Karena Rusia menginginkan jaminan keamanan, perang ini hanya dapat diakhiri dengan pembicaraan damai antara Rusia dan Amerika,” kata Orban, seperti dimuat Reuters.


Orban berpendapat, kemenangan militer Ukraina tidak mungkin terjai karena tentara Rusia memiliki dominasi asimetris.

Lebih lanjut, Orban mendorong untuk diakhirinya dengan segera perang di Ukraina karena memicu lonjakan harga energi yang membuat Eropa di ambang resesi.

Situasi tersebut, tambahnya, dapat memicu keruntuhan banyak negara seperti halnya domino.

“Kami duduk di dalam mobil yang keempat bannya bocor. Sangat jelas bahwa perang tidak dapat dimenangkan dengan cara ini." ucap Orban.

Orban, yang negaranya terkurung daratan mendapat lebih dari 60% minyaknya dari Rusia, telah memblokir sanksi Uni Eropa yang akan menghentikan semua penjualan energi Rusia ke Eropa.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya