Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Aminurokhman/Net

Politik

Dukung Kampanye Pemilu di Kampus, Nasdem: Civitas Akademika Sulit Diintervensi

SABTU, 23 JULI 2022 | 18:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana yang dilemparkan Ketua KPU RI Hasyim Asyari mengenai kampanye politik di dalam kampus atau perguruan tinggi disambut baik politisi di DPR RI.  

Anggota Komisi II DPR RI, Aminurokhman mengatakan, pihaknya setuju dengan wacana tersebut. Menurut dia, masyarakat tidak perlu khawatir terkait pelaksanaan kampanye di kampus karena civitas akademika sulit diintervensi.

“Jadi kalau Ketua KPU mengizinkan tentu saya sangat mendukung. Karena bagaimana pun juga kampus itu bagian dari generasi bangsa yang memiliki kapasitas untuk berpikir tentang demokrasi,” kata Aminurokhman dalam keterangannya Sabtu (23/7).


Legislator Partai Nasdem ini menegaskan, selain sulit diintervensi kampus juga akan sulit untuk dipolitisasi dengan kegiatan kampanye. Pasalnya, pilihan politik bagi civitas akademika itu didasarkan pada aspek rasionalitas dan idealisme.

Sehingga, visi misi dan program para peserta pemilu termasuk bakal capres dan cawapres menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pilihan itu sendiri.

"Mereka tidak mudah diintervensi karena mereka memiliki idealisme. Mereka akan menentukan pilihan politik itu berdasarkan rasionalitas, idealisme mereka,” katanya.

Lebih lanjut, dia menilai, bahwa kampanye di kampus merupakan salah bentuk edukasi politik kepada para mahasiswa. Sebab, mahasiswa harus melek terhadap politik dan bangsanya sendiri ke depan.

“Ketika mahasiswa tidak mengenal visi misi politik tentu akan menimbulkan sikap apatis dan acuh terhadap dunia politik. Tentu ini akan sangat mengkhawatirkan karena bangsa ini ke depan akan diisi oleh mereka,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya