Berita

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata/Repro

Politik

KPK Ungkap Banyak Laporan Money Politic saat Pembahasan Aturan hingga Pemilu

SELASA, 19 JULI 2022 | 12:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Money politic menjadi perhatian tersendiri bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam setiap praktik politik, seperti Pemilu.

Di hadapan pengurus DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), KPK mengungkap informasi praktik money politic yang kerap terjadi dalam setiap pembahasan peraturan maupun pemilihan pimpinan lembaga negara.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPK RI, Alexander Marwata saat memberikan bekal antikorupsi di hadapan Sekjen DPP PKS, Aboe Bakar Al Habsyi dan puluhan pengurus PKS lainnya dalam program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa siang (19/7).


"KPK memiliki program PCB. Tujuannya untuk membentuk kader-kader partai yang berintegritas sebagai perwakilan rakyat, baik sebagai anggota DPRD, kepala daerah, maupun presiden dan DPR di pusat," ujar Alex seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Melalui partai politik, kata Alex, kebijakan-kebijakan pemerintah akan keluar lewat UU dan berbagai kebijakan lainnya. Untuk itu, Alex berharap anggota DPR RI ketika menyusun UU dan lain sebagainya, tidak ada lagi politik uang.

"Karena kami mendengar dan menerima laporan setiap pembahasan peraturan-peraturan itu atau pemilihan pimpinan-pimpinan lembaga, ada informasi dari masyarakat itu terkait kontribusi (politik uang)," ungkap Alex.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya