Berita

Prabowo Subianto saat disambangi oleh Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Kertanegara/RMOL

Politik

Ujang Komaruddin Lihat Duet Prabowo-Cak Imin Berpeluang Main di Pilpres 2024

SELASA, 19 JULI 2022 | 03:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tampak lengket dan mesra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan menghadiri berbagai acara Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan PKB. Publik beranggapan bahwa Gerindra dan PKB bakal mengusung duet Prabowo-Cak Imin untuk 2024 mendatang.

Terkait hal ini, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin berpendapat, tidak menutup kemungkinan Prabowo bakal bersanding dengan Cak Imin untuk 2024 mendatang. Pasalnya, PKB tidak mungkin mengusung tokoh lain selain Cak Imin untuk maju dalam Pilpres 2024 mendatang.

"Ya kalau semakin lengket, semakin ketemu chemisrtynya. Karena bagaimanapun rumusnya kalau Gerindra mengusung Prabowo maka PKB pasti Cak Imin, tidak mungkin Cak Imin diganti Khofifah, kalau Gerindra ingin berkoalisi dengan Gerindra dia kan satu paket. Kalau Gerindra paketnya Prabowo kalau PKB ya Cak Imin, oleh karena itu ya kita lihat saja nanti.,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/7).


Direktur eksekutif dari Indonesia Political Review ini berpendapat, PKB dan Gerindra sudah cukup memenuhi ambang batas presiden 20 persen untuk mengusung capres dan cawapres. Sehingga, kedua partai politik tersebut tidak perlu pusing untuk berkoalisi dengan partai lain dan mengusung tokoh di luar partai.

"Ini kan antisipasi dari saat ini ketika Prabowo tidak mendapatkan dukungan dari partai lain, maka dari PKB juga sudah cukup dengan mengusung capres dan cawapresnya sendiri,” katanya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan Gerindra dan PKB mengusung duet Prabowo-Cak Imin, namun dia mengingatkan bahwa saat ini seluruh kandidat capres dan cawapres elektabilitasnya masih di bawah 50 persen, sehingga masih banyak peluang untuk memutuskan berkoalisi dan menentukan pasangan calon untuk 2024 mendatang.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya