Berita

Politisi PDI Perjuangan Deddy Yevri Hanteru Sitorus/Net

Politik

PDIP Khawatir Indonesia Alami Krisis Pangan Jika Pemerintah Hentikan Ekspor

SELASA, 19 JULI 2022 | 00:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dewan Pengarah BRIN Megawati Soekarnoputri mengingatkan pemerintah terkait krisis yang terjadi di Sri Lanka. Peristiwa yang terjadi di di sana harus menjadi pembelajaran bagi pemerintah Indonesia, dan mulai mengantisipasi terjadi krisis global yang berdampak besar bagi NKRI.

Politisi PDI Perjuangan Deddy Yevri Hanteru Sitorus menuturkan bahwa, Megawati sangat menaruh perhatian terhadap ancaman krisis pangan yang melanda dunia akibat dari perang Rusia dan Ukraina. Dia berharap agar pemerintah Indonesia tidak melakukan penghentian ekspor pangan untuk menjaga ekonomi nasional.

"Ibu Mega sangat konsen terkait krisis pangan. Sebab banyak bahan pangan kita yang masih diekspor dari luar negeri. Dikhawatirkan jika krisis pangan memburuk maka negara penghasil bahan pangan itu akan menghentikan atau mengurangi ekspor yang akan menyebabkan kelangkaan atau harga yang meroket,” kata Deddy kepada Kantor Berita Poliitk RMOL, Senin (18/7).


Dengan adanya imbauan dari Megawati tersebut, Deddy berharap pemerintah mampu memberikan kebijakan guna mengantisipasi serangan krisis global yang dikhawatirkan bakal melanda Indonesia.

"Karena itulah Bu Mega terus bersuara agar pemerintah dan masyarakat waspada terhadap ancaman di depan mata. Beliau berkali-kali bersuara tentang gerakan untuk menyiapkan bahan pangan lokal berbasis masyarakat termasuk menyiapkan bahan pangan pengganti beras,” katanya.

"Termasuk didalamnya menghidupkan kembali kearifan tradisional di bidang pangan agar tidak tergantung pangan impor,” tutupnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya