Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad/Ist

Politik

Kamrussamad: Gubernur Bank Central G20 Harus Segera Terbitkan Central Bank Digital Currency

KAMIS, 14 JULI 2022 | 13:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Bank Central G20 didorong untukm segera menerbitkan uang digital atau central bank digital currency (CBDC) seiring massifnya perkembangan era digital.

Begitu dikatakan anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad usai menghadiri Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu malam (13/7).

"Di tengah masifnya digitalisasi, kesepakatan CBDC merupakan keniscayaan untuk antisipasi cross border payment," ujar Kamrussamad.


Penerbitan uang digital, kata legislator Partai Gerindra ini, telah menjadi salah satu agenda prioritas jalur keuangan dalam agenda Presidensi G20 Indonesia.

"Dan penerbitannya ini harus didukung komitmen dan didorong oleh seluruh Bank Central," terangnya.

Perkembangan aset digital belakangan ini sangat masif, salah satunya adalah aset Kripto. Namun, kata dia, kemunculannya justru memunculkan banyak persoalan.

"Seperti stabilitas  keuangan dan moneter, serta potensi pencucian uang dan pendanaan terorisme," terangnya.

Lanjutnya, dalam konteks Indonesia, layanan sistem Pembayaran yang dilahirkan Bank Indonesia sebagai bank sentral antara lain QRIS, BI Fast telah mendorong posisi Rupiah dalam transaksi di kawasan ASEAN.

"Khusunya produk QRIS, misalnya, jika ke Singapora cukup pakai QRIS tidak perlu menukar Rupiah ke dolar Singapura atau dolar AS," katanya.

"Dan ini bukti inovasi BI untuk menyediakan alat pembayaran cross border Payment. Juga termasuk untuk memitigasi non-sovereign digital currency seperti aset Kripto," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya