Berita

Zulkifli Hasan bersama putrinya Futri Zulva Safitri saat operasi pasar di Lampung/Net

Politik

Gunakan Fasilitas Negara untuk Kampanye, Gaya Politik Zulhas Murahan

RABU, 13 JULI 2022 | 17:43 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Apa yang dilakukan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam kegiatan operasi pasar di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, Sabtu (9/7), menuai kecaman.

Pasalnya, Zulhas yang juga menjabat Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini telah menyisipkan kegiatan politik dalam kunjungan kerjanya tersebut. Yakni, dengan mengkampanyekan putrinya, Futri Zulya Safitri.

Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, sikap dari Mendag yang kerap disapa Zulhas itu tak elok dilakukan.


"Ini gaya politik murahan sang menteri. Jadi promo minyak goreng sekaligus promo anaknya," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/7).

Jerry memandang, Zulhas seharusnya bisa menempatkan sesuatu pada tempat yang tepat.

"Saya pikir ini tak pantas dilakukan seorang menteri," imbuhnya menegaskan.

Dengan sikapnya tersebut, doktor ilmu komunikasi politik lulusan American Global University tersebut menilai Zulhas tidak hanya telah mencoreng dirinya sendiri, tapi juga lembaga negara yang kini ia pimpin.

"Ini tak ada etika. Zulhas salah kaprah, sehingga dengan ulahnya ini maka kementerian Perdagangan ikut tercoreng. Harusnya dia tak melakukan tindakan konyol," tuturnya.

"Saya nilai dia terlalu gegabah mempromosikan anaknya. Seyogianya dia mengurus supply minyak goreng, permainan mafia bahkan mendorong ekspor komoditas kita. Bukan dia bermain di ranah politik praktis," demikian Jerry.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya