Berita

Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo/Net

Politik

Eko Patrio: Kegiatan PANsar Murah Rutin Digelar Sebelum Zulhas jadi Menteri Perdagangan

RABU, 13 JULI 2022 | 17:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kegiatan PANsar Murah yang digelar Partai Amanat Nasional (PAN) sudah rutin digelar jauh sebelum kegiatan di Lampung, yang belakangan viral karena Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang juga Menteri Perdagangan mengkampanyekan anaknya Futri Zulya Savitri.

Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo atau akrab disapa Eko Patrio menjelaskan, kegiatan PANsar Murah merupakan agenda rutin yang dilakukan PAN dan dilaksanakan di luar hari kerja.
 
Kata dia, PANsar Murah sudah pernah dilakukan sebelumnya, bahkan salah satunya juga diselenggarakan oleh PAN DKI Jakarta.


"PANsar Murah ini sudah rutin diselenggarakan oleh PAN sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat kecil. Bulan April tahun ini bisa dicek, kami menyelenggarakan PANsar Murah di 6 wilayah di DKI Jakarta," ujar Eko Patrio kepada wartawan, Rabu (13/7).

"Sembako yang harganya mencapai Rp 150 ribu dijual hanya dengar Rp 30 ribu," imbuhnya.

Dikatakan Eko, PANsar Murah ini diagendakan sebagai kegiatan rutin PAN sebelum Zulkifli Hasan dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Perdagangan.
 
Terpenting, lanjutnya, minyak goreng yang dibagikan secara gratis ke masyarakat dalam ketiatan PANsar Murah di Lampung, dibeli langsung kepada distributor dan tidak menyalahi prosedur yang ada.

“MinyaKita tidak dibagikan gratis begitu saja tetapi Futri membeli kepada distributor dan membagikannnya kepada ibu-ibu di Lampung yang merupakan daerah pemilihannya," terangnya.

Sekretaris Fraksi PAN DPR RI ini juga menilai bahwa Futri Zulya sebagai putri Zulkifli Hasan, terinspirasi sang ayah yang dekat dengan rakyat hingga disematkan gelar "Menterinya Emak-emak".

"Apa yang dilakukan ayahnya ini menginspirasi anaknya, apalagi Futri juga seorang perempuan yang pasti memiliki kedekatan dan kepedulian dengan emak-emak," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya