Berita

Pertemuan ke-2 High-Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) antara Indonesia dan China di Bali pada Sabtu, 9 Juli 2022/Net

Dunia

Di Bali, Indonesia-China Sepakat Percepat Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

MINGGU, 10 JULI 2022 | 12:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia dan China sepakat untuk mempercepat pengerjaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dan beberapa proyek lainnya yang menjadi kerja sama kedua negara.

Hal itu menjadi pembahasan dari Pertemuan ke-2 High-Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) di Bali pada Sabtu (9/7).

Dari pihak Indonesia, pertemuan dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.


Sedangkan delegasi pihak China dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Wang Yi.

Dikutip The Straits Times, kedua belah pihak meninjau secara komprehensif kemajuan kerja sama di berbagai bidang. Mereka mengaku puas dengan hasil yang didapatkan dari kerja sama ekonomi dan perdagangan antara kedua negara.

Kemudian kedua belah pihak sepakat untuk mempercepat kerja sama pada proyek-proyek penting, seperti kereta cepat Jakarta-Bandung dan Koridor Ekonomi Komprehensif Regional yang menjadi bagian dari Belt and Road Initiatives (BRI).

Luhut mengatakan hubungan Indonesia dan China memiliki signifikansi strategis dan pengaruh global. Sebab, kedua negara telah melakukan kerja sama yang luas di berbagai tingkat dan komitmen tinggi untuk membangun masa depan bersama.

“Indonesia mendukung dan bersedia untuk berpartisipasi aktif dalam Inisiatif Pembangunan dan Keamanan Global yang diusulkan China,” kata Luhut.

Sementara itu, Retno mengatakan hubungan Indonesia siap bekerja sama dengan China untuk fokus pada isu-isu mendesak, seperti perdamaian, ketahanan pangan, dan energi.

Di sisi lain, Wang menegaskan, China berkomitmen membangun masa depan bersama Indonesia, dan mendorong hubungan bilateral melalui empat sisi, yaitu politik, ekonomi, budaya, dan maritim.

Untuk itu, China menyatakan kesiapannya mendukung Indonesia dalam membangun pusat vaksin di kawasan dan meningkatkan kapasitas produksi vaksin, serta memajukan pembangunan pusat penelitian bersama untuk vaksin dan gen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya