Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Elektabilitas AHY Cuma Kalah dari Prabowo, Pengamat: Aset yang Baik, Sayang Jika Tidak Diperjuangkan Jadi Cawapres

JUMAT, 08 JULI 2022 | 14:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebagai salah satu kandidat pada perhelatan Pemilihan Presiden 2024, elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, bisa dibilang mampu bersaing di papan atas. Setidaknya di jajaran ketum parpol, elektabilitas AHY hanya kalah dari Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Memang, AHY belum memiliki pengalaman dalam berpolitik di pemerintahan. Namun kepercayaan masyarakat terhadap AHY untuk menjadi calon pemimpin tetap tinggi.

Sehingga, menurut pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, AHY layak diperjuangkan Demokrat untuk menjadi calon wakil presiden atau calon presiden sebagai syarat berkoalisi.


Ditambahkan Jamiluddin, AHY selalu memperoleh elektabilitas dua besar di antara sesama ketua umum parpol.

"Ini artinya elektabilitas AHY hanya kalah dengan Prabowo Subianto. Elektabilitas ketua umum partai politik lainnya, termasuk Megawati Soekarnoputri, ada di bawah AHY,” kata Jamiluddin lewat keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/7),

Karena itu, lanjut Jamiluddin, Partai Demokrat tidak perlu melakukan bantahan terkait mencalonkan AHY sebagai syarat berkoalisi. Pasalnya, AHY memiliki modal besar yang harusnya menjadi kebanggaan Demokrat.

“Sudah cukup bagi Partai Demokrat untuk mendorong AHY sebagai cawapres saat menjalin berkoalisi dengan partai lain. Aset yang baik tersebut sangat sayang bila tidak diperjuangkan menjadi cawapres,” tegasnya.

Apalagi, sambungnya, pada pemilu mendatang pemilih dari generasi milenial sangat tinggi dan mendominasi. Sudah seharusnya Indonesia juga mampu dipimpin oleh anak muda dalam mengatur roda politik pemerintahan tanah air.

"Sudah saatnya orang muda memimpin negeri tercinta. Anies-AHY memenuhi kriteria itu dan sesuai dengan mayoritas pemilih di tanah air. Kiranya partai politik menyadari hal itu,” tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya