Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Firli Bahuri di acara G20 di Bali/Ist

Politik

Di Hadapan Anggota G20, Firli Bahuri Soroti Isu Energi Baru Terbarukan

KAMIS, 07 JULI 2022 | 10:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mitigasi korupsi terkait isu sumber daya alam baru dan terbarukan menjadi poin penting yang turut dibahas Ketua KPK RI, Firli Bahuri di hadapan delegasi negara Anggota G20.

Dalam acara putaran kedua Anti-Corruption Working Group (ACWG) G20 di Nusa Dua, Bali, Firli membeberkan apa yang disiapkan oleh tim ACWG mengenai topik sumber daya alam baru dan terbarukan.

"Kita tahu bahwa energi yang saat ini digunakan yaitu energi fosil yang semakin menipis persediaannya, banyak perusakan alam, baik hutan, sungai, dan udara rusak," ujar Firli Bahuri, Kamis (7/7).


Bumi yang selama ini dihuni dan dimanfaatkan, kata Firli harus tetap dijaga bersama demi generasi mendatang.

"One earth for next generation. Ini yang digagas Indonesia bagaimana kita bisa mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mengganti dengan energi baru dan terbarukan," kata Firli.

Firli pun membeberkan dampak positif dari perubahan energi fosil dengan energi baru dan terbarukan, yaitu penghematan, penyelamatan, dan menjaga keberlangsungan generasi penghuni dunia di masa depan.

Oleh karenanya, Firli mendorong negara-negara untuk bekerja sama dalam melakukan penelitian, kajian bersama.

"Kita harus siasati bagaimana peran partai politik untuk mengatur bahwa state regulation itu dibuat tanpa korupsi. Parpol itu menentukan setiap regulasi yang disusun dan itu yang harus kita kawal," pungkas Firli.

Pertemuan yang berlangsung secara hybrid ini dihadiri secara langsung oleh sembilan delegasi negara Anggota G20, yaitu Australia, Brazil, India, Inggris, Jerman, Prancis, Saudi Arabia, Korea Selatan, termasuk Indonesia sebagai Presidensi.

Kemudian, sepuluh negara dan satu entitas hadir secara virtual, yaitu Afrika Selatan, Amerika, Argentina, China, Italia, Jepang, Kanada, Meksiko, Rusia, Turki, serta Uni Eropa.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya